Breaking News:

Pedagang di Puncak Bogor Kembali Getok Harga, Wisawatan Bayar Rokok dan Kopi Rp 50 ribu

Seorang wisatawan asal Rancabungur Bogor, Irfan mengaku terpaksa harus membayar jajanan dengan harga tak wajar.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ilustasi pedagang di Puncak, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA – Pedagang di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor kembali berulah.

Seorang wisatawan asal Rancabungur Bogor, Irfan mengaku terpaksa harus membayar jajanan dengan harga tak wajar.

“Saya Rp 50 ribu cuman dapat roko kretek sebungkus dan kopi seduh satu gelas. Biasanya di warung-warung biasa itu paling Rp 23 ribu saja,” katanya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (27/11/2021).

Selain itu, Irfan juga mengaku mendapat tarif parkir yang diluar batas wajar.

“Saya kasih Rp 2 ribu awalnya. Tukang parkirnya minta Rp 5 ribu,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Forum Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Kecamatan Cisarua M Teguh Mulyana mengakui bahwa harga yang dpatok pedagang dan tukang parkir pada Irfan memang tak wajar.

Baca juga: Akibat Cuaca Buruk, Seorang Siswa Paralayang Tersangkut Pohon di Puncak Bogor

“Kami Pokdarwis menyatakan harga tersebut sangat tidak wajar. Padahal sesuai kesepakatan harga satu bungkus rokok Rp 22-24 ribu dan kopi Rp 5-7 ribu, tergantung tempat,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh TribunnewsBogor.com, Sabtu (27/11/2021).

Pria yang akrab disapa Bowie tersebut, menegaskan akan langsung meninjau langsung ke lapangan.

“Saya akan segera mencek dan mengkondisikan para pedagang yang masih melakukan hal  tersebut di lapangan,” imbuhnya 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved