Proyek Jalur Sepeda Serobot Jalan Raya, DPRD Kota Bogor Khawatir Muncul Titik Kemacetan Baru

Luasan jalan di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor banyak yang berkurang.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Proyek jalur sepeda di Jalan Sudirman yang saat ini masih dalam proses pengerjaan. Pembangunan jalur sepeda ini dilakukan dengan mempersempit luasan jalan eksisting yang ada. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Luasan jalan di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor banyak yang berkurang.

Setelah luas Jalan Ir H Djuanda dikurangi sebagai konsekuensi dari adanya pembangunan pedestrian Seputar Sistem Satu Arah (SSA) kini giliran pedestrian disebrangnya yang dikurangi sebagai konsekuensi dari pembuatan jalur sepeda.

Tak hanya di Jalan Ir H Djuanda, ruas Jalan Sudirman pun dikurangi untuk membuat jalur sepeda.

Melihat kondisi itu Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin khawatir pengrangan ruas jalan akan berdampak pada arus lalu lintas.

"Iya hal ini tentu saja dapat menimbulkan kemacetan di titik baru," ujar pria yang akrab disapa ZM, Selasa (30/11/2021).

Mengenai perencanaan infrastruktur transportasi di Kota Bogor, kata ZM saat ini masih parsial atau secara umum masih dalam satu kesatuan dengan pembangunan Kota Bogor secara umum.

Karena seperti diketahui Pemerintah Kota Bogor sendiri masih mencari design atau transportasi yang bisa diterapkan di Kota Bogor.

Satu diantaranya adalah mengenai penggunaan trem yang kelayakannya masih dalam kajian.

Dan Biskita transpakuan yang operasionalnya belum secara optimal didukung oleh sarana dan prasarana yang maksimal.

"Iya artinya belum ada grand desain infrastruktur transportasi sehingga pembangunan sarana publik yang berkaitan dengan infrastruktur transportasi seperti jalur sepeda malah mengurangi badan jalan yang ada dan  hal ini tentu saja dapat menimbulkan kemacetan di titik baru," katanya.

ZM juga menyoroti pembangunan jalur sepeda di Jalan Sudirman yang terkesan dipaksaan.

Dimana proses lelang dilakukan diakhir tahun dengan kondisi waktu yang terbatas dan kondisi curah hujan yang tinggi.

"Saya rasa ini terlihat dipaksakan, sebab saat ini sudah mau masuk bulan Desember sementara pekerjaan baru dimulai, tentu saja akan terjadi kendala nanti nya, apalagi sudah masuk musim hujan," katanya.

Terkait kondisi itu kata ZM pihaknya sudaj sering mengingatkan dinas terkait.

Pada pelaksanaan pengerjaan jalur sepeda ini juga DPRD Kota Bogor sudah mengingatkan dari sebelum pelaksanaan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved