Breaking News:

Soal Penentuan Lokasi Formula E oleh Jokowi, Ahmad Sahroni: Salah Ucap, Maksudnya Presiden IMI

Ima Mahdiah menduga ada upaya lempar badan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta jika gelaran Formula E dikaitkan dengan Pemerintah Pusat.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Instagram @ahmadsahroni88
Ini Sosok Ahmad Sahroni yang Ditunjuk Anies Jadi Ketua Pelaksana Formula E, Crazy Rich Tanjung Priok 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Ima Mahdiah menduga ada upaya lempar badan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta jika gelaran Formula E dikaitkan dengan Pemerintah Pusat.

Sebab, beberapa waktu yang lalu Co Founder Formula E, Alberto Longo menyebut, venue Formula E ditentukan oleh Presiden Joko Widodo, termasuk Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo juga mengatakan hal yang sama.

Kemudian pernyataan itu dibantah oleh oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menanggapi hal itu, Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni mengatakan kalau pelibatan Presiden Jokowi dalam ajang Formula E ini adalah salah ucap.

"Mungkin waktu itu salah ngucap, kan Pak Alberto sendiri menyampaikan presiden maksudnya kepada presiden IMI, bukan Presiden Jokowi. Kan dia tidak related langsung kepada presiden kita," kata Sahroni, dilansir dari Youtube CNN Indonesia, Selasa (30/11/2021).

Ia pun menegaskan bahwa penentuan venue Formula E dilakukan oleh tim panitia, baik IMI, Jakpro, dan pelaksana yang nanti akan diumumkan.

"Di mana tempatnya yang nanti kita tuju. Dari sini bahwa kita fokus pada pelaksanaan, dari lima venue yang diusulkan, nanti akan tentukan tempat venue-nya sebalum Natal, dalam waktu dekat juga FAE akan datang ke Jakarta untuk memeriksa langsung venue yang kita pilih. Setelah itu selanjutnya baru kita akan proses," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Ima Mahdiah justru memiliki pandangan yang berbeda.

"Kalau saya lihat memang dalam satu pekan ini memang mengaitkan ke pemerintah pusat itu seperti kayak lempar badan. Fraksi PDIP melihatnya kayak gitu," katanya.

Selain itu, ia juga menyorot soal transparansi yang hingga saat ini tidak dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Selidiki Rencana Formula E, KPK Anggap Dana Rp2,3 Triliun Mahal, Anies Dituntut Jawab Interpelasi

Baca juga: Sebut Tak Sembarang Lokasi Bisa Dijadikan Sirkuit Formula E, Bamsoet: Kawasan Ancol Sangat Cocok

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved