Breaking News:

Pembangunan Huntap di Korban Bencana Cigudeg dan Sukajaya Bogor Sudah 80 Persen

Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk para korban bencana banjir dan longsor Cigudeg dan Sukajaya, Kabupaten Bogor hampir selesai.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Penampakan hunian sementara (huntara) korban bencana banjir dan longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGUDEG - Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk para korban bencana banjir dan longsor Cigudeg dan Sukajaya, Kabupaten Bogor hampir selesai.

Sampai 1 Desember 2021, pembangunan huntap ini sudah mencapai 80 persen.

"Untuk progres huntap sudah mencapai 80% termasuk urugan juga sudah 80%, sisanya masih bertahap untuk dibangun dan tahap clearing," kata Bupati Bogor Ade Yasin.

Pembangunan huntap ini, kata dia, sempat mengalami keterlambatan administrasi sebab tahun ini ada anggarannya yang di-refocusing termasuk anggaran dari provinsi yang juga di-refocusing.

"Kita dapat anggaran dari BNPB sebesar Rp23 Miliar, dan tahun 2022 akan kita kerjakan Rp 23 Miliar itu untuk huntap yang berlokasi di Cigudeg," kata Ade.

Ada sebanyak 1.700 jiwa korban terdampak bencana yang bakal direlokasi ke huntap yang dibangun ini.

Para korban bencana yang terjadi awal tahun 2020 lalu ini sementara kini masih menghuni hunian sementara (huntara).

Karena lokasi tempat tinggal mereka sebelumnya yang diterjang bencana merupakan zona merah atau rawan bencana sehingga tak layak untuk ditempati kembali.

"Mudah-mudahan tahun 2022 tuntas karena ini tugas pemerintah yang harus segera diselesaikan sebab masyarakat sudah ingin segera pindah dari huntara," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved