Breaking News:

Info Kesehatan

Ragukan Efektivitas Vaksin, Bos Moderna Sebut Bakal Sulit Lawan Covid-19 Varian Omicron

Peringatan bos Moderna itu terjadi setelah para menteri kesehatan anggota G7 melakukan pertemuan darurat.

Editor: Tsaniyah Faidah
Freepik via kompas.com
Ilustrasi Covid-19 varian omicron 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bos Moderna menyatakan, vaksin yang ada saat ini bakal kesulitan melawan Covid-19 varian Omicron.

Dalam wawancara dengan Financial Times, Stephane Bancel menerangkan data mengenai efektivitas vaksin melawan varian terbaru akan tersedia dua pekan lagi.

Namun seperti diberitakan AFP Selasa (30/11/2021), Bancel mengatakan para ilmuwan menunjukkan sikap yang pesimitis.

"Seluruh peneliti yang saya ajak berdiskusi, mereka semua mengatakan 'ini tidak akan menjadi hal baik'," kata dia.

Baca juga: Dr Reisa Sebut Pengobatan Covid-19 Masih Efektif Atasi Varian Omicron

Peringatan bos Moderna itu terjadi setelah para menteri kesehatan anggota G7 melakukan pertemuan darurat.

Mereka membahas varian Omicron, yang pertama terdeteksi di Afrika bagian selatan.

Memaksa dunia kembali menutup pintu perbatasan demi mencegah penularan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyatakan risiko yang ditimbulkan Covid-19 varian terbaru ini sangatlah tinggi.

Bancel menjelaskan, para peneliti khawatir karena 32 dari 50 mutasi dari Omicron ditemukan di protein mahkotanya.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Beda Gejala Varian Delta dengan Varian Baru Virus Corona Omicron

Protein di mahkota tersebut biasanya dipakai para produsen vaksin untuk meningkatkan efektivitas melawan virus corona.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved