Kasus Pembunuhan di Subang
Baru Terungkap Ternyata Danu Terluka Saat Bersihkan TKP Kasus Subang, Langsung Bilang ke Banpol
Menurut kuasa hukumnya, Achmad Taufan, ada dua jenis luka pada tubuh Danu yang ditanyakan penyidik kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Luka yang dialami Danu rupanya didapat saat membersihkan bak air di kamar mandi TKP kasus Subang.
Danu ternyata sampai terluka ketika masuk TKP kasus Subang.
Menurut kuasa hukumnya, Achmad Taufan, ada dua jenis luka pada tubuh Danu yang ditanyakan penyidik kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Kesaksian soal luka ini diutarakan Danu saat diperiksa pada Senin (6/12/2021) dan Selasa (7/12/2021).
"Materi Danu kemarin (Senin) itu sebenarnya lebih penegasan di BAP yang lama, masalah puntung rokok," kata Taufan dikutip dari akun Youtube Heri Susanto.
Selain puntung rokok, penyidik juga rupanya menanyakan soal luka yang dialami Danu.
"Masalah luka, luka di kaki dan lain-lain," katanya.
Taufan menerangkan luka di sejumlah bagian tubuh Danu memang terbilang banyak.
Mulai dari di kaki hingga tangan.
"Luka itu banyak yah, lama yah, luka di kaki, di tangan," kata Achmad Taufan.
Menurutnya, luka itu diakibatkan kulit Danu yang sensitif.
"Danu agak sensitif, kalau garuk-garuk sedikit bisa luka. banyak bekas luka," katanya.
Kepada TribunnewsBogor.com, Achmad Taufan mengutarakan sebenarnya ada dua jenis luka di tubuh Danu yang ditanya Polisi.
Pertama adalah luka di kaki Danu.
"Menurut keterangan Danu luka di kaki itu ada ya yang karena kena keramik di kamar mandi," kata Taufan saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Sementara luka lain akibat digaruk karena gatal.
"yang lain luka karena sensitif kulit ya, jd kalau gatal digaruk jadi luka gitu," katanya.
Menurut Danu, kata Taufan, Danu sendiri sempat tak sadar kakinya mengalami luka.
Oknum Banpol yang menyuruh Danu pun mengetahui soal luka tersebut.
"Luka di kamar mandi dia juga gak sadar, pas keluar dari bak si banpol juga tau karena danu ngasih tau," kata Taufan.
Taufan mengatakan soal luka di kaki ini sudah disampaikan pada penyidik kasus Subang.
"Kalau ngarah sih sepertinya enggak ya dan soal ada DNA juga kami gak tau,
keterangan soal luka sudah disampaikan di BAP Danu di Polda bang sudah semua," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Danu diperiksa di Polda Jabar pada Senin (6/12/2021).
Tak sekali, Danu kembali menjalani pemeriksaan pada Selasa (7/12/2021).
Danu selesai diperiksa sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (6/12/2021).
Pada Selasa (7/12/2021), Danu dijadwalkan untuk melakukan tes psikologi.
"Karena hari ini (Selasa) ada agenda untuk tes kesehatan, bukan tes kebohongan, hanya tes kesehatan. jiwanya Danu, kesehatannya Danu dicek," kata Achmad Taufan.
Pemeriksaan kali ini Danu turut didampingi kedua orangtuanya.
"Hari ini juga Danu didampingi kedua orangtua, ada wa Lilis juga yang mendampingi. Mereka biar bisa membuat danu rileks saja," katanya.
Achmad Taufan, mengatakan, kliennya menjalani tes kesehatan serta tes psikologis sesuai dengan tes pada umumnya.
"Alhamdulillah semua tes kesehatan psikologis Danu kemarin sudah dijalani dengan baik. Tesnya sesuai ketentuan rumah sakit pada umumnya saja," ucap Taufan melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (8/12/2021).
Pihaknya masih belum mengetahui hasil dari tes kesehatan maupun tes psikologis yang dijalani oleh kliennya tersebut.
Pihak kuasa hukum pun hanya menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian yang sedang menangani kasus dari perampasan nyawa tersebut.
"Untuk hasilnya kami belum tahu. Itu tes kan untuk konsumsi penyidik, jadi hasilnya kapan dan seperti apa pasti akan diserahkan ke penyidik. Kami serahkan semua kepada penyidik Polda Jabar," katanya.