Breaking News:

Gelar Maroon Day 2021, FISIB Universitas Pakuan Gaet 12 Band Lokal Asli Bogor

Mulai dari pengecekan suhu, kemudian diminta untuk tetap jaga jarak, dan dilarang untuk merokok di areal acara.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Acara Maroon Day 2021 di Cisarua, Minggu (12/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Fakultas Ilmu Sosial Budaya (FISIB) Universitas Pakuan Bogor Program Studi Ilmu Komunikasi  kembali menggelar acara 'Maroon Day 2021' di Grand Smesco Hills Cisarua, Minggu (12/12/2021).

Setelah, satu tahun lalu tidak digelar lantaran Pandemi Covid-19 yang melanda.

Namun, kini Maroon Day 2021 hadir dengan konsep protokol kesehatan yang ketat.

Mulai dari pengecekan suhu, kemudian diminta untuk tetap jaga jarak, dan dilarang untuk merokok di areal acara.

Yusril Ketua Pelaksana Maroon Day 2021 mengatakan, bahwa acara yang digelar ini merupakan ajang sremoni peringatan ulang tahun.

"Acara ini merupakan acara tahunan yang digelar. Ini merupakan acara seremoni peringatan ulang tahun Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan Bogor," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Maroon Day 2021 kali ini bertemakan From Youth Form Green Indonesia dari Pemuda untuk indonesia hijau.

Adapun acara ini, turut juga diisi dengan penampilan band-band lokal.

"Total 12 penampil band lokal asli Bogor. Serta band-band dari Prodi Ilmu Komunikasi. Serta 1 Guest Star yaitu Juicy Luicy," tambahnya.

Dilokasi yang sama, M Noor Khalif Sulton Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi mengatakan, bahwa acara ini sengaja menggaet band-band lokal.

"Acara ini diadakan mengingatkan kembali kita bahwa ada hari besar hari ulang tahun Prodi Ilmu Komunikasi. Acara ini juga sebagai wadah untuk berkembang band-band lokal Bogor serta band-band Prodi Ilmu Komunikasi," katanya.

Sementara itu, dipastikan bahwa acara ini sudah mengedapankan protokol kesehatan yang ketat.

"Karena kita liat regulasi PPKM level 2 minimal sudah vaksin dosis 1 dan scan barcode peduli lindungi. Acara ini tetap mengedapan prokes," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved