Aksi Siswa SMA Tanam Mangrove dan Lamun di Pulau Harapan, Guna Cegah Perubahan Iklim Bumi

Siswa menanam 1000 bibit mangrove dan 50 bibit lamun di Pantai Utara, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Editor: khairunnisa
Dokumentasi Mangrovejkt
Aksi Siswa SMA Tanam Mangrove dan Lamun di Pulau Harapan pada Sabtu (18/12/2021) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah siswa SMA Jakarta melakukan aktivitas penanaman mangrove dan lamun di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu pada Sabtu (18/12/2021).

Aktivitas penanaman mangrove tersebut adalah bagian dari kegiatan Carbon Youth Initiative 2021.

Kegiatan penanaman diinisiasi oleh awardee SOA Microgrant, Willy Angraeni, melalui kegiatan Carbon Youth Initiative 2021.

Siswa menanam 1000 bibit mangrove dan 50 bibit lamun di Pantai Utara, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Kegiatan didukung oleh komunitas lokal dan Mangrovejakarta.id yang dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Cegah Perubahan Iklim, Siswa SMA Menanam Mangrove dan Lamun di Pulau Pari

Penanaman mangrove dan lamun bertujuan meningkatkan kesadaran konservasi lingkungan pesisir generasi muda dalam upaya mencegah dampak perubahan iklim bumi.

Bibit mangrove ditanam dengan metode rumpun berjarak, dengan jumlah tiap rumpun adalah 50 bibit dan berjarak kurang lebih 1 meter.

Sedangkan lamun ditanam dengan teknik tanam tunggal, dimana satu bibit ditanam dengan jarak antar bibit 1 meter.

Sebelum melakukan penanaman, Bayu Pamungkas selaku perwakilan dari komunitas mangrovejakartaid' title='Mangrovejakarta.id'>Mangrovejakarta.id dan Mustafa dari Kelompok Sentra Penyuluhan Konservasi Pedesaaan (SPKP) Elang Bondol memberikan edukasi ke siswa SMA mengenai mangrove dan lamun.

“Kepedulian siswa terhadap kelestarian ekosistem mangrove diperlukan untuk memberikan manfaat masyarakat pesisir” ujar Mustafa dari SPKP Elang Bondol.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved