Penampakan Pengendara Mobil yang Tabrak Sejoli di Nagrek, Ucapkan Ini Saat Tubuh Korban Bergerak

Seorang saksi yang enggan disebutkan namanya, SI (25) mengaku sempat melihat detik-detik Handi dan Salsabila kecelakaan.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Tribun Jabar/Istimewa
Pria berbaju hitam dan putih yang ada di dalam mobil yang menabrak Handi dan Salsabila. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Polisi hingga kini masih memburu penabrak Handi Saputra (17) dan Salsabila (14).

Handi dan Salsabila merupakan korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung pada Rabu (8/12/2021).

Jasad keduanya sempat hilang, hingga ditemukan di aliran Sungai Serayu, Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Banyumas, Jateng.
Sedangkan Salsabila ditemukan di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jateng.

Jasad keduanya ditemukan di hari yang sama pada Sabtu (11/12/2021).

Seorang saksi yang enggan disebutkan namanya, SI (25) mengaku sempat melihat detik-detik Handi dan Salsabila kecelakaan.

Menurut SI, sejoli ini ditabrak mobil berplat nomor B 300 Q.

Ada tiga orang di mobil tersebut.

"Ada tiga orang, penampilannya rapi seperti orang yang sedang berdinas. Nada bicaranya bukan orang sini (Sunda)," ujarnya seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Tiga orang ini, kata SI, memiliki peran berbeda saat mengevakuasi Handi dan Salsabila.

Menurut SI, ada dua orang yang mengevakuasi korban.

Sementara satu orang hanya berdiri sambil memerintahkan dua orang tersebut.

"Kata orang yang berdiri itu bilang, 'ayo cepat masukkan ke mobil, bawa ke rumah sakit, bawa ke rumah sakit'," kata SI menirukan.

SI menuturkan, ada sejumlah orang mendatangi lokasi kejadian dan mengenali korban.

Tangis pilu ayah korban tabrakan di Nagreg, geram dengan aksi pelaku
Tangis pilu ayah korban tabrakan di Nagreg, geram dengan aksi pelaku (kolase TribunJabar/Instagram infojawabarat)

"Ada ibu-ibu, teriak-teriak sambil nangis, 'itu Bila (Salsabila) anaknya itu'. Kalo posisi Handi itu kolong depan," ujarnya.

Kedua orang tersebut mengevakuasi Salsabila ke kursi tengah mobil.

Sementara Handi, dimasukkan ke bagian belakang mobil.

"Yang saya lihat korban perempuan dimasukkan ke jok tengah, korban laki-laki dimasukkan ke bagasi belakang," ungkap SI.

Kondisi kedua korban, menurutnya, saat itu tidak sadarkan diri.

Namun ia melihat Handi masih bergerak.

Sementara Salsabila seperti sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung Kompol Rislam Harfia mengatakan, Handi dan Salsabila menghilang usai ditabrak mobil.

Keduanya diduga dibawa oleh pengemudi mobil yang menabraknya. Dari pemeriksaan closed-circuit television (CCTV), mobil yang menabrak sejoli itu memakai pelat nomor B asal Jakarta.

"Orangnya kabur, kami minta doa mudah-mudahan segera terungkap," katanya seperti dikutip dari Kompas.com.

Paman Salsabila, Deden Sutisna (41), menyampaikan, keluarga bersyukur Salsabila bisa ditemukan.

Meski demikian, keluarga merasa terpukul karena Salsabila ditemukan dalam kondisi meninggal.

Deden mengungkapkan, keluarga berharap agar pihak kepolisian mengejar dan menangkap pelaku.

"Kami mohon dengan sangat untuk mengejar pelaku dan dihukum dengan hukuman yang setimpal," sebutnya, dikutip dari TribunJabar.id.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved