Breaking News:

Tak Rampung Sesuai Target, Tenggat Waktu Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor Diperpanjang

Tenggat waktu pembangunan yang semula berakhir 17 Desember 2021, diperpanjang hingga tahun depan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kondisi Masjid agung Kota Bogor beberapa bulan lalu yang saat ini juga masih dalam proses pembangunan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Tenggat waktu proses pembangunan Masjid Agung Kota Bogor ditahap dua ini menngalami penambahan waktu.

Tenggat waktu pembangunan yang semula berakhir 17 Desember 2021, diperpanjang hingga tahun depan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi, menyebut Pemerintah Kota Bogor memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan kepada kontraktor selama 50 hari kedepan sejak 17 Desember lalu.

Pengerjaan saat ini pada tahap rangka kubah yang selanjutnya pemasangan kubah enamel.

"Kondisi di lapangan saat ini sudah berjalan pada rangka, karena kegiatan di satu titik tidak bisa saling bersamaan atau paralel setelah selesai pondasi bor pile, kolom baja, lalu rangka, baru atap. Jadi memang harus menunggu satu selesai, baru berikutnya," katanya, Jumat (24/12/2021) sore kemarin.

Terkait molornya waktu pengerjaan Chusnul menjelasjan kondisi tersebut dikarenakaan banyak kendala teknis di lapangan dan pada masa pandemi Covid-19 kemarin juga terkena pembatasan pekerja.

"Termasuk produk-produk di workshop. Jadi hal itu menyebabkan terhambat karena pandemi kemarin. Makanya sekarang kita berikan waktu perpanjangan (50 hari), tapi ada denda maksimal 5 persen per hari satu per mil," kata Chusnul.

Ia memperkirakan dengan tambahan waktu 50 hari tersebut, pembangunan lanjutan Masjid Agung dengan pendanaan sebesar Rp31 miliar bersumber dari APBD 2021 selesai.

Bahkan melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) juga turun melakukan pengecekan barang-barang yang dibutuhkan di workshop.

"Hari ini tadi PPK mengecek ke workshop dan sudah jadi semua tinggal delevery, skarang juga yang sudah ada sudah di-setting, erection dan kirimlalu enamel sedang berproduksi juga. Jadi begitu rangka atap selesai semua, pemasangan enamel," jelasnya.

DiChusnul memastikan pembangunan Masjid Agung akan dilanjutkan pada 2022.

Namun untuk periode mendatang, tender proyek dengan nilai Rp27 miliar tersebut akan dilakukan awal tahun sekitar Januari 2022.

"Iya lelang awal tahun, bulan Januari, tahap selanjutnya kita menyelesaian interior, lantai dan sebagainya," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved