Breaking News:

10 Ribu Warga Jawa Barat Terjaring Vaksinasi saat Berkunjung ke Tempat Wisata

Untuk itu Ia pun menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas keiikut sertaanya dan kepeduliaannya dalam kegiatan vaksinasi .

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana di dampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro meninjau gerai vaksin saat gerebeg vaksin di Terminal Baranangsiang. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Jajaran Polda Jawa Barat melalui Polres di kabupaten/kota di Jawa Barat terus gencar melakukan vaksinasi ditempat keramaian.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana mengatakan kegiatan vaksinasi di lokasi keramaian dan di tempat wisata serta terminal dilaksanakan di seluruh wilayah di kota dan kabupaten.

"Terakhir data yang ada sepanjang kemarin libur Natal dan menjelang tahun baru sudah lebih dari 10ribuan masyarakat yang divaksin ditempat keramaian ini," katanya Selasa (28/12/2021) didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat meninjau vaksin di Terminal Baranangsiang.

Untuk itu Ia pun menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas keiikut sertaanya dan kepeduliaannya dalam kegiatan vaksinasi .

"Karena vaksinasi adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, karena di Jawa Barat sekarang secara provinsi sudah 73 persen lebih menjelang 74 persen, dan sekarang Kota Bogor kurang lebih 97 persen mudah-mudahan akhir tahun Kota Bogor bisa diangka 100 persen untk vaksin pertama dan vaksin kedua bisa diatas 80 persen,"ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi ditempat keramaian pun dilakukan dengan menjaring pengunjung tempat wisata, dan penumpang angkutan umum yang belum divaksin.

Sehingga masyarakat yang belum divaksin akan dilakukan vaksin ditempat sesuai prosedur yang ada diawali dengan registrasi, screening, penyuntikan vaksin hingga observasi.

Dari hasil penjaringan tersebut kata Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengatakan kebanyakan masyaramat mengaku tidak semlat divaksin karena kesibukan bekerja.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved