Breaking News:

Harga Bahan Pokok Naik, Sejumlah Pedagang di Kota Bogor Terpaksa Naikkan Harga

Dampak dari kenaikan harga tersebut dialami oleh Amir (36) pemilik rumah makan di Jalan Perumahan Bogor Baru, Kelurahan Tegallega, Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Amir (36) pemilk rumah makan di Tegallega Bogor Tengah, sedang melayani pembeli, Selasa (28/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Jelang pergantian tahun 2022 beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga.

Dampak dari kenaikan harga tersebut dialami oleh Amir (36) pemilik rumah makan di Jalan Perumahan Bogor Baru, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Amir mengatakan naiknya harga minyak dan telur tentu saja pengaruh ke dagangannya.

"Kita siasati aja, harus pinter-pinter kalo jualan, apalagi harganya naik terus," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (28/12/2021).

Harga telur saat ini terhitung sebesar Rp 25,9 ribu per kilogram dan minyak Rp 35 sampai Rp 42 ribu per dua liternya.

Pria kelahiran 1985 silam ini menyatakan harga jualannya harus dinaikkan

"Ya mau ga mau, soalnya buat bisa muterin modal harus kaya gini, ngikutin aja," paparnya.

Dengan naiknya harga jualannya, terlihat masih banyak pembeli yang datang.

Pria asal Cianjur ini menambahkan selama ini jualannya dinaikkan harganya.

"Tadinya harga telur dadar atau telur bulat Rp 4 ribu tapi sekarang jadi Rp 5 ribu dan harga gorengannya jadi seribu tadinya Rp 1,5 ribu dua biji," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved