Breaking News:

Lanjut Program Doktoral di Tengah Kesibukan sebagai Istri Wali Kota, Ini Alasan Yane Ardian

Sebagai istri dari Wali Kota Bogor Bima Arya, Yane Ardian mengaku memiliki banyak kesibukan, termasuk di berbagai organisasi.

Editor: Vivi Febrianti
Istimewa/Pemkot Bogor
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian menjadi narasumber dalam kegiatan Jambore Kreatifitas Remaja Kota Bogor yang digelar di Mako Brimob Resimen II Pelopor, Jalan KS Tubun, Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (27/11/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Geok Mengwan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebagai istri dari Wali Kota Bogor Bima Arya, Yane Ardian mengaku memiliki banyak kesibukan, termasuk di berbagai organisasi.

Meski begitu Yane mengaku ia adalah orang yang senang belajar.

Saat aktif sebagai Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane menyadari bahwa banyaknya persoalan di masyarakat sebagian besar karena permasalahan keluarga.

Lalu saat mengunjungi pameran pendidikan, ia baru mengetahui adanya jurusan Ilmu Keluarga dan Pengembangan Anak kemudian tertarik untuk mempelajarinya.

Salah satu alasan yang mendorong Yane untuk menekuni bidang tersebut karena ingin membantah stigma masyarakat soal rumah tangga.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu dalam acara Bincang Bogor di kanal YouTube Tribunnews Bogor yang diunggah pada Selasa (28/12/2021).

Baca juga: Sambangi Kantor TribunnewsBogor.com di Jalan Pemuda, Bima Arya: Keren Banget

“Saya ingin membantah stigma masyarakat bahwa berkeluarga mah jalanin aja kayak gitu, nanti juga alami. Saya merasa di zaman sekarang ini tantangannya luar biasa. Kalau gak pake ilmu, repot. Makanya saya coba masuk ke situ (jurusan Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak). Ternyata setelah saya menjalani magister itu, oh ternyata banyak ilmu-ilmu yang saya gak tau,” jelas Yane.

Saat mengambil program magister pada jurusan tersebut, Yane memilih konsentrasi remaja. Menurut wanita kelahiran 1 Juli 1979 ini, remaja adalah masa yang rentan.

“Mereka bukan anak-anak lagi tapi belum dewasa. Nah, masa itu susah banget. Banyak orang tua yang akhirnya ‘patah’ karena tidak bisa ngadepin anak remajanya. Banyak juga remaja yang kabur dari rumah karena gak kuat ngadepin orang tuanya, kan gitu,” jelas ibu dua anak ini.

Setelah lulus S2, Yane kembali melanjutkan ke jenjang S3 atau doktoral di kampus yang sama yaitu Institut Pertanian Bogor. Hal tersebut ia ungkapkan karena ia merasa masih penasaran tentang remaja.

“Sekarang saya lanjut lagi. Saya penasaran gitu ya. Kayaknya saya merasa ada yang belum tuntas makanya saya ambil lagi tentang remaja, gitu,” ungkap Yane.

Simak obrolang selengkapnya di sini :

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved