IBIK Bogor Gandeng Kampus Korea Bangun Ekosistem Wirausaha Dengan Asia E Forum

Karena seperti diketahui Institusi pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan perekenomian dengan membentuk entrepreneurial ecosystem. 

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Tangkapan layar saat daring
Asia E Forum Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor bekerjasama dengan Dongguk University Korea Selatan, didukung oleh Krya, CREBIZ FACTORY dan FEMALE IN ACTION menyelenggarakan Asia E Forum. 

Laporan Wartawan TribunnesBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Berkaca dari pertumbunhan ekonomi Indonesia yang positif, Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor bekerjasama dengan Dongguk University Korea Selatan, didukung oleh Krya, CREBIZ FACTORY dan FEMALE IN ACTION menyelenggarakan Asia E Forum.

Karena seperti diketahui Institusi pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan perekenomian dengan membentuk entrepreneurial ecosystem. 

Asia E Forum yang dimoderatori oleh Antonius Malem Barus, CEO Krya, memiliki fokus pada pembahasan mengenai bagaimana membangun ekosistem kewirausahaan dan penerapannya di level pendidikan yang terbagi kedalam dua pembahasan utama.

Pembahasan pertama, terkait How to Educate the entrepreneurship-driven Leader in 21st Century dengan pembicara Michael Lee (CEO, CreBiz Factory, South Korea) dan Suci Sutjipto (Co-Founder, Female in Action yang juga Dosen Teknik Informatika Institut Bisnis & Informatika Kesatuan Bogor).

Pembahasan kedua, temanya How to Create Entrepreneurship Ecosystem within a University dimana pembicaranya Prof. Kwang-Geun Lee (Professor, Dongguk University, South Korea) dan Wahjoe B. Oetomo (Dosen, Institut Bisnis & Informatika Kesatuan Bogor).

Co-Founder Female in Action serta Dosen Teknik Informatika Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan Bogor Suci Sutjipto menjelaskan tema dalam Asia E Forum ini mengangkat tema How to Create Entrepreneurial Ecosystem.

"Acara ini diikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang berasal dari Korea Selatan, Indonesia, Bangladesh, Filipina, Kamboja dan beberapa negara lain di Asia, latar belakang perserta juga bervariasi mulai dari Siswa SMA, Mahasiswa, Guru, Dosen dan praktisi bisnis," katanya Kamis (30/12/2021).

Sebagai negara pertama penyelenggara Asia E Forum kata Suci kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk anak muda Asia untuk terus bertumbuh dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan yang terhubung satu dengan yang lain, di era digital.

“Banyak pengetahuan dan ilmu yang didapat terutama terkait dengan kewirausahaan di era digital ini di kegiatan tersebut,” ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved