Breaking News:

Menjadi Mantan Direktur KPK, Dedie A Rachim Bagikan Tips Agar Tak Terjerumus ke Jurang Korupsi

Dedie A Rachim yang kini menjabat Wakil Walikota Bogor mempunya tips khusus agar tak terjerumus ke jurang korupsi. 

Editor: Damanhuri
Youtube Tribunnews Bogor
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat Bincang Bogor di studio TribunnewsBogor.com 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Anisa Handayani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dedie A Rachim yang kini menjabat Wakil Walikota Bogor mempunya tips khusus agar kepala daerah tak terjerumus ke jurang korupsi. 

Pria yang juga mantan Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerjasama antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK itu sudah berkomitmen untuk bersih dari korupsi sejak mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya.

Hal itu menimbulkan banyak ekpektasi mengenai Kota Bogor yang akan bersih dari tindakan korupsi karena alasan tersebut.

Dalam tayangan Bincang Bogor di kanal Youtube TribunnewsBogor yang diunggah pada Jumat (3/12/2021), Dedie A Rachim mengatakan beberapa statementnya mengenai latar belakang jabatannya sebagai mantan direktur KPK jika dikaitkan dengan berbagai ekpektasi yang timbul di masyarakat.

 “sebetulnya kalau buat saya sih gampang aja yah korupsi itu kan dimulai dari adanya benturan kepentingan,," kata Dedie.

Dedie melanjutkan, ia bersama Wali Kota Bima Arya berkomitmen untuk tidak ikut dalam pengadaan barang dan jasa di Kota agar meminimalisi terjadinya korupsi.

"Modalya di situ, itu menjadi salah satu hadiah saya untuk para kepala dinas di Kota Bogor supaya gak pusing harus mikirin bos nya," terang Dedie.

Pada tahun 2018 Walikota Bogor, Bima Arya sempat menojolkan kesan dari Wakil Walikotanya itu kang Dedie A Rachim sebagai mantan KPK.

Hingga saat ini dari latar belakang dan kesan tersebut, Dedie menceritakan beberapa kebijakan yang sudah ia lakukan selama 2 setengah  tahun sebagai Wakil Walikota Bogor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved