Breaking News:

Manfaatkan Momentum Tahun Baru, Pedagang Jagung Manis Ramai Diburu Pembeli

Rasanya kurang lengkap bila momen pergantian tahun baru 2022 tidak ditemani dengan sajian jagung bakar.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Yadi Salman (46) penjual jagung manis dan arang kayu di Bogor Barat, Jumat (31/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Rasanya kurang lengkap bila momen pergantian tahun baru 2022 tidak ditemani dengan sajian jagung bakar.

Sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia menikmati jagung bakar saat malam tahun baru, momen ini tidak disia-siakan oleh pria asli Bogor, Yadi Salman (46) untuk menjual jagung manis.

Yadi mengatakan disini saya jual jagung manis dan arangnya juga.

"Udah dari hari Kamis (30/12/2021) kemaren saya dagang, dari kemaren sampe sekarang lumayan ramai yang beli," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com saat disambangi ditempat jualannya di Jalan KH. R. Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (31/12/2021).

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com, disepanjang jalan terlihat banyak penjual jagung manis, arang dan alat panggang.

Pria kelahiran 1975 ini mengungkapkan kalau tahun kemarin pedagang jagung manis masih kurang terlihat, hanya di rumah-rumah saja jualannya.

"Tahun ini lebih ramai yang jualan, mau jualan petasan kan ga boleh, kita manfaatkan momentum aja jualan jagung manis," ucapnya.

Menurutnya pembeli jagung manis saat momen tahun baru ini akan ramai pada sore hingga malam hari.

Ia menambahkan jagung manis dagangannya dijual dengan harga Rp 8.000 per kilo dan arang kayu seharga Rp 10 ribu per kilonya.

"Kalo mau buat jagung bakar baiknya dioles sama air asam jawa dan air gula supaya jagungnya jadi wangi, kaya yang di puncak Bogor mereka begitu bikinnya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved