Breaking News:

Info Kesehatan

Penyebab Bayi Kuning saat Baru Lahir, Karena Kekurangan ASI? Ini Penjelasan Dokter

Menurut dr Lucia Nauli Simbolon Sp A Msc sebagian besar bayi yang baru lahir dalam rentang usia usia 2-3 hari setelah kelahiran tampak kuning.

Wartakota/Ilustrasi
Ilustrasi Bayi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Bayi kuning adalah kodisi yang bisa dialami saat baru lahir. Pada dasarnya keadaan ini tidak lah berbahaya.

Namun dalam beberapa kasus, bisa mengarah pada situasi yang serius.

Menurut dr Lucia Nauli Simbolon Sp A Msc sebagian besar bayi yang baru lahir dalam rentang usia usia 2-3 hari setelah kelahiran tampak kuning.

"Puncaknya kuning akan terlihat jelas di usia 4-5 hari. Ini bisa dialami 60 persen pada bayi cukup bulan dan 80 persen prematur atau kelahiran lebih awal," ungkapnya pada siaran Radio Kesehatan, Kamis (30/12/2021).

Ada beberapa gejala yang bisa dilihat secara kasat mata.

Pertama, bayi kuning atau hyper bilirubin bayi cenderung sering mengantuk dan tidur. 

Baca juga: Dulu Viral Karena Tingkahnya yang Menggemaskan, Penampilan Tatan Bayi Sekarang Berubah Drastis

"Sehingga kami usai persalinan, sebelum pulang selalu berpesan, bayinya dibangunkan 2-3 jam. Dilihat refleks hisapnya. Apakah sudah betul meminum ASI secara baik," kata dr Luci menambahkan. 

Kedua refleks hisapnya buruk. Baru menyusui beberapa menit, bayi langsung tertidur.

Dr Luci pun menyarankan agar ibu terus membangunkan anak untuk proaktif. 

Ketiga bayi bisa alami kejang jika sudah bewarna sangat kuning. Hal ini dikarenakan hpyer bilirubin larut sampai ke lemak, sehingga masuk ke otak dengan mudah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved