Breaking News:

Polemik Bonus Rp 10 Miliar untuk PBSI-Tim Thomas Indonesia, Kevin Sanjaya Sampai Ikut Berkomentar

Fajar Alfian memberikan komentar di akun Instagram badminton_talk yang mengunggah klarifikasi Agung.

Editor: khairunnisa
AFP/CLAUS FISKER
Para pemain Indonesia merayakan kemenangannya setelah menjuarai turnamen beregu putra Piala Thomas di Aarhus, Denmark, pada 17 Oktober 2021. (Photo by Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP) / Denmark OUT 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bonus yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk tim Piala Thomas Indonesia tengah menjadi sorotan.

Adapun tim bulu tangkis Indonesia diumumkan mendapat bonus Rp 10 miliar dari pemerintah seusai menjuarai Piala Thomas 2020.

Keberhasilan Jonatan Christie dkk diraih setelah menang 3-0 atas China di Aarhus, Denmark, pada Oktober 2021.

Tim bulu tangkis Indonesia pun berhasil memulangkan Piala Thomas kembali ke Tanah Air setelah penantian 19 tahun.

Setelah sempat menjadi tanda tanya, bonus akhirnya dicairkan pemerintah untuk tim Thomas Indonesia.

Namun, persoalan penghargaan kinerja tersebut kini menjadi polemik karena nominal tersebut ternyata tidak khusus untuk para atlet yang berjuang di Piala Thomas.

Baca juga: Adu Strategi di Final Piala AFF 2021 - Thailand Siapkan Taktik untuk Bantai Indonesia Lagi Malam Ini

Berikut kronologi riuh bonus untuk tim Piala Thomas Indonesia:

Pencarian Bonus Rp 10 miliar untuk Tim Thomas Indonesia

Bonus senilai Rp 10 miliar untuk tim Thomas Indonesia diserahkan Menpora Zainudin Amali melalui PBSI di Gedung Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Berdasarkan laman resmi Kemenpora, tertulis artikel dengan judul "Serahkan Bonus untuk Tim Thomas Cup 2020 kepada PBSI, Menpora Amali Tegaskan Pemerintah Perhatian Terhadap Atlet."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved