Breaking News:

Bisa Munculkan Masalah Baru, ATTB Sebut Perbup Bupati Bogor soal Operasional Tambang Bukan Solusi

Sekretaris Jenderal ATTB, Gozali sebut Perbup Bogor terkait pembatasan jam operasional truk tambang bukan solusi yang tepat.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi truk tambang melintas di Cigudeg, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGUDEG - Sekretaris Jenderal Asosisasi Transporter Tangerang Bogor (ATTB), Ahmad Gozali sebut Peraturan Bupati (Perbup) Bogor terkait pembatasan jam operasional truk tambang bukan solusi yang tepat.

Gozali mengatakan, Perbup No 120 tahun 2021 tentang pembatasan jam operasional truk tambang dan mulai berlaku sejak 1 Januari 2022 itu dianggap menimbulkan permasalahan baru.

Masalah baru yang dirasa bakal terjadi, imbuh Gozali yakni permasalahan ekonomi.

"Saya rasa itu bukan solusi. Justru bisa menjadi permasalahan baru. Salah satunya ekonomi. Karena, uang dari penghasilan usaha warga bisa terbatas bahkan habis dijalan karena pembatasan jam operasional itu," ujarnya, Selasa (4/1/2022).

Lebih lanjut, Gozali menambahkan, permasalah ekonomi akibat peraturan yang diberlakukan dianggap membuat berat pekerja disaat Pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Sudah jelas pastinya diketahui oleh banyak orang bahwa saat ini pandemi banyak membuat pekerjaan semakin terbatas, pastinya para pengusaha tambang juga takut kalau imbas dari operasional ini bisa bikin nganggur," ucapnya.

Bahkan lebih parah, kata Gozali, pengangguran yang ditakutkan tersebut membuat angka kriminalitas semakin tinggi.

"Ditakutkannya nanti angka pemalakan bisa terjadi. Pantek sana-sini," tambahnya.

Atas hal tersebut, Gozali pun meminta Bupati untuk mengkaji ulang mengenai Perbup tersebut.

"Saya rasa Bupati Ade Yasin harus mengkaji ulang perbup tersebut. Kita duduk bareng bahas bersama biar ketemu solusi terbaiknya. Kemacetan dan mobilitas kan memang realitanya jalan sempit. Bahkan kemacetan bukan yang dihasilkan dari truk tambang saja," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved