Breaking News:

Kepergok Warga saat Congkel Kotak Amal Masjid di Bogor, Pemuda Asal Sukabumi Diikat di Pohon Mangga

Seorang pemuda terpaksa diikat warga di sebuah pohon mangga lantaran tertangkap basah hendak mencuri kotak amal masjid di Bogor.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Bogor/Istimewa Dokumentasi warga
Pencuri Kotak Amal di Bogor diikat di pohon mangga 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG - Seorang pemuda terpaksa diikat warga di sebuah pohon mangga lantaran tertangkap basah hendak mencuri kotak amal masjid di Bogor.

Pemuda berinisial AR asal Cidahu, Sukabumi itu bahkan nyaris diamuk massa seusai kepergok hendak mencuri kotak amal di Masjid Ashabab Perumahan Lido Permai, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Seorang warga sekitar Udin Syamsu menceritakan, pelaku AR ditangkap warga sekira pukul 06.00 WIB pagi.

Lanjutnya, Udin membeberkan, aksi tersebut berawal dari kecurigaan gerak-gerik pelaku.

"Kejadiannya tadi pagi. Gerak-geriknya mencurigakan. Karena waktu subuh udah lewat, waktu solat dhuha belum mungkin. Ketika dicek ternyata sedang berusaha mencongkel," ujarnya, Selasa (4/1/2022).

Ia pun menambahkan, atas kejadian tersebut, beberapa warga lain yang melihat kejadian sempat tersulut emosinya.

Beruntung, aksi emosi warga tersebut dapat dibendung.

"Setelah itu warga sempat menarik AR keluar. Bahkan nyaris diamuk masa. Beruntung, petugas Babinsa Koramil Cigombong datang dan melerai langsung dibawa ke Polsek Cijeruk," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Cigombong-Cijeruk Kompol Sumijo membenarkan kejadian rencana pencurian tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut baru sebatas rencana pencurian.

"Iya benar. Pemuda tersebut yang diamankan asal Sukabumi. Laporannya sudah kami terima atas dugaan pencurian kotak amal," ujarnya saat dikonfirmasi oleh TribunnewsBogor.com.

Ia pun menjelaskan, pihak Kapolsek saat ini akan melakukan pembinaan terhadap terduga pelaku tersebut.

"Sudah tadi juga kumpul anggota DKM. Saat ini kami akan melakukan sanksi pembinaan terhadap terduga pelaku tersebut," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved