Breaking News:

Keramaian Wisatawan di Kabupaten Bogor Berhasil Ditekan 80 Persen Saat Libur Nataru

Keramaian massa di masa libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) di Kabupaten Bogor berhasil ditekan sampai turun sebesar 80 persen.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP Harun saat ditemui wartawan di Mako Polres Bogor, Cibinong, Selasa (4/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Keramaian massa di masa libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) di Kabupaten Bogor berhasil ditekan sampai turun sebesar 80 persen.

Baik arus kendaraan maupun kunjungan wisatawan ini berhasil diturunkan setelah instansi gabungan melakukan pengamanan ketat secara masif selama operasi dari tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

"Dibanding tahun-tahun sebelumnya, bisa 80 persen perbedaannya," kata Kapolres Bogor AKBP Harun kepada wartawan di Mako Polres Bogor, Selasa (4/1/2022).

Dia menjelaskan bahwa kondisi libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Bogor kali ini berjalan aman dan lancar tanpa ada satu pun kejadian yang menonjol.

Di masa libur Nataru kali ini juga untuk arus lalu lintas jalur-jalur wisata kondisinya pun berkurang.

Bahkan dibandingkan dengan saat akhir pekan biasa, pada saat Nataru kali ini arus kendaraan cenderung lancar.

"Karena pola-pola yang kita laksanakan mulai dari one way, pengalihan arus, pengecekan vaksin ini sangat berpengaruh sekali. Juga sosialiasi dari media massa terkait aturan yang kita terapkan, masyarakat semakin mengerti. Dampaknya, natal dan tahun baru ini bisa relatif aman dan lancar," katanya.

Namun Harun tak menampik bahwa memang ada beberapa titik kepadatan lalu lintas saat nataru ini.

"Ada beberapa kepadatan di ruas-ruas yang menjadi pengalihan, tapi di situ memang sudah kita buatkan alurnya kemana. Di Puncak hampir tidak ada kepadatan saat naiknya, cuma pas waktu turunnya (arus balik wisatawan) ini cukup lumayan meriah," ujarnya.

Terkait kecelakaan lalu lintas selama Nataru ini, kata Harun, memang juga ada beberapa kejadian namun tidak ada yang menonjol.

Pelanggaran lalu lintas pun menurutnya relatif turun di masa libur nataru ini.

"Selama operasi hanya ada beberapa kecelakaan, tidak ada kecelakaan yang menonjol. Pelanggaran lalu lintas juga relatif turun hanya ada 16 penilangan," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved