Breaking News:

Kepergok Akan Curi Kotak Amal Masjid di Bogor, Pemuda Asal Sukabumi Ternyata Kehabisan Ongkos

Pemuda tersebut tertangkap basah saat akan mencongkel kotak amal di Masjid Ashabab Perumahan Lido Permai, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase Tribun Bogor/Istimewa Dokumentasi warga
Pencuri Kotak Amal di Bogor diikat di pohon mangga 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG - Pemuda asal Cidahu Sukabumi berinisal AR (21) nyaris menjadi sasaran amukan massa.

Pemuda tersebut tertangkap basah saat akan mencongkel kotak amal di Masjid Ashabab Perumahan Lido Permai, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Beruntung, emosi warga terbendung dan akhirnya AR (21) langsung dibawa ke Polsek Cijeruk-Cigombong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Cijeruk-Cigombong Kompol Sumijo membenarkan bahwa AR (21) hendak melakukan pencurian kotak amal masjid.

Sumijo pun membeberkan, bahwa AR (21) sengaja melakukan hal tersebut karena kehabisan bekal perjalanan pulang.

"Yang bersangkutan merupakan rombongan 'santri-santrian' yang sering berpergian. Karena kehabisan bekal pulang, ia akhirnya masuk ke komplek perumahan Lido Permai dan mengincar kotak amal. Dia bilang dari arah Caringin mau menuju rumahnya," ucapnya saat ditemui TribunnewsBogor.com, Rabu (5/1/2022).

Adapun kejadian ini Sumijo pastikan baru pertama kali dilakukan oleh AR.

"Dia mengakui bahwa pertama kali melakukannya dan tidak ada rombongan lain," tambahnya.

Kendati demikian, Sumijo mengatakan bahwa kejadian tersebut kini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Karena tidak ada barang bukti dan masih sebatas rencana kejadian ini diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua AR pun sudah datang dan memberikan keterangannya. AR pun sudah kami berikan pembinaan dengan menginap sehari. Pagi tadi sudah pulang," ucapnya.

Terpisah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)  Ashabab Aji Muchtar mengatakan bahwa saat ini pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat.

"Pastinya kita akan lebih waspada saat ini," ujarnya saat dikonfirmasi oleh TribunnewsBogor.com.

Aji pun menambahkan, bahwa saat ini ia berharap AR tidak melakukan perbuatannya dimanapun berada.

"Kita berharap dan berdoa semoga pelaku dengan bimbingan orang tuanya insyaf dan bertobat. Tidak mengulangi perbuatannya lagi," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved