Breaking News:

Pemotor yang Tabrak Ferreri di Bogor Diduga Terpengaruh Obat-obatan Terlarang, Ini Penjelasan Polisi

Kelanjutan kasus kecelakaan anrara pemotor dan mobil sedan jenis Ferrari masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Istimewa
Satu unit mobil sport Ferarri yang dikendari oleh pengemudi bernama Ben terlibat kecelakaan dengan pengemudi motor matic vario bernama Yusuf. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kelanjutan kasus kecelakaan anrara pemotor dan mobil sedan jenis Ferrari masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi ketika pemotor menerobos lampu merah dengan kecepantan tinggi di Simpang Tol Borr beberapa waktu lalu.

Saat bersama sedang melintas mobil sedan ferarri menuju arah tol.

"Kami lakukan tes urin terdap kedua orang itu, hasil tes urin itu salah satu diantaranya hasilnya positif benzo dimana positif benzo itu diduga yang bersangkutan menggunakan obat obatan jenis psikotropika," kata Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agus Susanto, Kamis (6/1/2022).

Tak hanya itu dari hasil penyelidikan ditemukan juga beberapa jenis obat berserakan di motor pengendara yang terlibat kecelakaan.

"Dari informasi juga dari iden, di jalan itu ditemukan ada lima butir obat jenis psikotropika, namun setelah introgasi yang bersangkuannya sah sah saja mereka pengakuannya tidam mengakui obat itu miliknya," ujarnya.

Saat ini kondisi pemotor yang positif menggunakan obat psikotropika masih dirawat karena mengalami patah kaki.

Meski demikian pihak kepolisian akan terus mendalami kasus tersebut.

"Masih dalam pemantauan kami penyelidikan kami, jadi masalah obat-obatannya kami karena tidak ditemukan barang jenjs psikotroopika padanya hanya trihex hanya obat keras apa yang kami laksanaka koodinasi, Kasusnya tidak bisa dipidana karena hanya pengguna, dan itu jenis khusus., sedangkan untuk pihak narkoba mau mengusut barang itu," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved