Breaking News:

Warga Babakan Madang Keluhkan Tindakan Sentul City, DPD RI Akan Bahas di Paripurna

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait kerusakan lingkungan.

Istimewa
Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Eni Sumarni usai menemui Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan di Cibinong, Bogor, Rabu (5/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait kerusakan lingkungan.

Banyaknya aduan dari masyarakat terkait kerusakan lingkungan itu tidak terlepas dari pembangunan lahan milik PT Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

"Kerusakan lingkungan ini ditimbulkan oleh pembangunan lahan milik PT Sentul City," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com.

Iwan mengungkapkan terkait kegiatan penggusuran, diharap Sentul City bisa mengedepankan musyawarah mufakat dengan warga.

"Agar seluruh pihak tidak ada yang merasa dirugikan, kami sudah pernah bersurat ke Sentul, agar musyawarah mufakat itu diutamakan dengan warga," terangnya.

Baca juga: Warga Perumahaan Kesulitan Air Bersih, Begini Jawaban PT Sentul City

Lebih lanjut, Iwan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga sudah meminta kepada pihak Sentul City agar tidak mudah melakukan somasi terhadap warga yang tinggal di lahannya.

"Kami sebagai pemerintah daerah juga harus melindungi masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Eni Sumarni menanggapi tentang banyaknya aduan masyarakat terkait kerusakan lingkungan.

"Dalam aturan yang dikeluarkan Kementerian ATR/BPN, suatu korporasi hanya diizinkan menguasai lahan 400 hektare per provinsi, tapi Sentul sudah melebihi itu," ucap Eni.

Tidak hanya itu, Eni juga akan menindaklanjuti keluhan masyarakat dan membahasnya dalam rapat paripurna.

"Permasalahan tersebut akan dibawa pada rapat paripurna mendatang dan mengusulkan pembentukan panitia khusus (Pansus)," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved