Dapat Komisi Rp 200 ribu Saat Buka Rekening, Warga Tasikmalaya Ketakutan Didatangi Pegawai Bank

MT mengatakan bahwa pria berinisial R ini membujuk dirinya agar buka rekening baru di bank dengan iming-iming uang Rp 200.000

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Ardhi Sanjaya
Dok. Polsek Cihideung
Warga berdatangan ke Polsek Cihideung mengadukan dugaan penipuan rekening baru di bank diduga untuk judi online, Sabtu (8/1/2022). (Dok. Polsek Cihideung) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus dugaan penipuan bermodus pembuatan buku tabungan dan kartu ATM baru di bank untuk transaksi judi online terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat,

Dugaan kasus tersebut mulai mencuat setelah salah satu korban penipuan, MT (18), mulai merasakan suatu hal yang janggal usai bertemu dengan seorang pria berinisial R.

MT mengatakan bahwa pria berinisial R ini membujuk dirinya agar buka rekening baru di bank dengan iming-iming uang Rp 200.000.

Namun kata MT, setelah pembuatan rekening baru selesai dan mereka menerima uang Rp 200.000, buku tabungan serta ATM ternyata dibawa terduga pelaku.

Usai transaksi tersebut, MT belum menaruh curiga kepada R.

Kecurigaan MT terhadap R mulai muncul beberapa hari kemudiam, saat petugas bank menyambangi kediamannya.

"Kami pernah didatangi petugas dari bank menanyakan soal rekening yang kami buat," kata MT, seperti dikutip TribunJabar.id, Sabtu (8/1/2022).

MT membeberkan, petugas bank yang datang ke rumahnya itu guna melakukan cek langsung ke pemilik rekening.

Lanjut MT, petugas bank datang karena curiga lantaran menemukan ketidakwajaran transaksi dan jumlah dana. 

Bahkan, ungkap MT, ada korban yang malah ditagih petugas bank yang datang ke rumahnya. 

Warga berdatangan ke Polsek Cihideung mengadukan dugaan penipuan rekening baru di bank diduga untuk judi online, Sabtu (8/1/2022). (Dok. Polsek Cihideung)
Warga berdatangan ke Polsek Cihideung mengadukan dugaan penipuan rekening baru di bank diduga untuk judi online, Sabtu (8/1/2022). (Dok. Polsek Cihideung) (Dok. Polsek Cihideung)

Belakangan, MT mendapat kabar bahwa buku tabungan dan kartu ATM atas namanya digunakan untuk transaksi judi online, termasuk diduga menampung duit haram.

Atas kejadian yang dialaminya, MT langsung membuat laporan ke Polsek Cihideung dan ditangani langsung oleh Polres Tasikmalaya Kota.

Jumlah korban penipuan bertambah

Kanit Reskrim Polsek Cihideung, Iptu Ruhana Efendi mengatakan bahwa korban penipuan didominasi usia remaja.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved