Jawab Pertanyaan Ibu Gaga soal Operasi Laura, Dokter Ini Uraikan Alasannya: Kalau Gak Tahu Diam Saja

Melalui akun Twitter-nya, dr Asa Ibrahim menjelaskan soal kondisi medis yang dialami mendiang Laura Anna pascakecelakaan.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Grid/Instagram
Ibu Gaga Muhammad, Janariyah, tak terima dituduh gesek ATM Laura Anna 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pernyataan ibunda Gaga Muhammad, Janariyah terkait operasi Laura Anna yang dinilai sia-sia melihat hasil yang hanya 1.000: 1, mendapat sentilan dari dokter bedah tulang.

Melalui akun Twitter-nya, dr Asa Ibrahim menjelaskan soal kondisi medis yang dialami mendiang Laura Anna pascakecelakaan.

Ia pun menjawab pertanyaan Janariyah soal hasil operasi yang dijalani Laura.

Dilansir dari Youtube Crazy Nikmir Real, Janariyah dalam konten bersama Nikita Mirzani itu memberikan pandangannya terhadap operasi yang dijalani Laura.

Kepada Nikita Mirzani, Janariyah mengaku sempat mempertanyakan alasan ibunda Laura tetap melakukan operasi yang padahal oleh dokter disebut kemungkinannya sembuh hanya 1.000: 1. 

"Waktu di Mayapada, mamanya bilang (bahwa) dokter bilang operasi ini sebenarnya 1.000: 1 yang bisa ini (selamat)," kata Janariyah.

"Saya bilang sama mamanya, kalau 1.000: 1 yang bisa sembuh, kenapa dilakukan," sambungnya.

Menanggapi hal itu, dr Asa Ibrahim pun ikut bicara.

Pada akun @asaibrahim, ia menjelaskan soal kasus spinal cord injury dengan patah atau dislokasi tulang leher yang dialami Laura.

Dari segi medis, kata dia, apa yang disampaikan ibunda Gaga itu sangat tidak tepat.

Baca juga: Bantah Tudingan Laura Anna Semasa Hidup, Ibunda Gaga Muhammad Merasa Kasihan : Dia Ngarang

Baca juga: Tak Mampu Bayar Ganti Rugi Rp 12,5 M, Ibunda Gaga Sebut Ayah Laura Anna Minta Sertifikat Rumah

Ia pun menjelaskan bahwa pada kasus Laura ini, efek yang dialami Laura akibat saraf terjepit ini, selain kelumpuhan yakni rasa sakit begitu hebat di bagian lehernya.

"Jadi target utama operasi adalah melonggarkan saraf yg terjepit dan cedera karena tulang yg tdk pada tempatnya.

Harapannya
1. Proses penyembuhan saraf BISA terjadi
2. Tulang stabil, tidak nyeri, bisa menggerakkan leher dgn nyaman tanpa nyeri dan melakukan berbagai aktivitas," tulisnya.

Sehingga menurut dia, ungkapan operasi yang dijalani Laura akan sia-sia itu adalah salah besar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved