Breaking News:

Lekas Bogor Tes 1.372 Wanita Pekerja Seks, 10 Persennya Terpapar HIV/AIDS

Dia membeberkan, data temuan tersebut ditemukan melalui Peer to Peer atau Peer Educator (PE) dibantu dengan komunitas yang tergabung.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Muksin Zainal Abidin Selaku Ketua Yayasan Lekas, Senin (20/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Ketua Yayasan Lembaga Kajian Strategis (Lekas) Bogor Muksin Zainal Abidin mencatat angka temuan kasus HIV/AIDS di wilayah Bogor masih terbilang tinggi.

10 persen dari tersebut, kata Muksin, merupakan wanita pekerja seks ( WPS ).

"Dari data semenjak tahun 2020 kita sudah melakukan tes HIV/AIDS sekira 1372 WPS yang ada. Kita temukan 10% diantaranya terpapar HIV/AIDS," ujarnya saat dihubungi oleh TribunnewsBogor.com, Senin (10/1/2022).

Dia membeberkan, data temuan tersebut ditemukan melalui Peer to Peer atau Peer Educator (PE) dibantu dengan komunitas yang tergabung.

"Memang sekarang prostitusi jarang. Tapi, mereka kan menyebar di kos-kosan, melalui online. Kita lakukan penyisiran di tempat-tempat mereka," bebernya.

Kendati demikian, dia tidak menampik angka tersebut akan terus menaik.

"Kita lihat fenomena gunung es. Tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah. Namun, kita akan terus memaksimalkan peran kita dalam melakukan tes HIV/AIDS dan melakukan pendampingan nantinya. Tapi, perlu kerjasama juga antar semua pihak," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved