Omicron di Indonesia Tembus 414 Kasus, Mayoritas Berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Kementerian kembali merilis penambahan kasus baru Covid-19 varian Omicron sebanyak 75 orang di Indonesia.

Editor: Ardhi Sanjaya
Freepik via kompas.com
Ilustrasi Covid-19 varian omicron 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kementerian kembali merilis penambahan kasus baru Covid-19 varian Omicron sebanyak 75 orang di Indonesia.

Saat ini, total jumlah terkonfirmasi Omicron mencapai 414 orang.

Dikutip dari situs Kemenkes, Senin (10/1/2022), sebanyak 31 orang kasus adalah transmisi lokal dan sisanya pelaku perjalanan luar negeri.

“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.”

“Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, Minggu (9/1/2022).

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, kasus penularan Omicron paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi.

Secara keseluruhan, kebanyakan dari yang terinfeksi Omicron sudah divaksinasi lengkap.

Meski seseorang telah divaksinasi Covid-19 dua dosis, virus tersebut tetap bisa menginfeksi.

Hal tersebut, menunjukkan vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari virus Covid-19.

“Kita harus waspada, jangan sampai tertular."

"Wajib disiplin terapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi, jangan sampai tertular dan menularkan” ucap Nadia.

Diketahui, kasus Omicron pertama kali dikonfirmasi di Indonesia pada 16 Desember 2021.

Kasus Omicron pun terus mengalami peningkatan hingga saat ini berjumlah 414 orang.

Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved