Info Kesehatan

Positif Covid-19 di Indonesia Tambah 500 Kasus per Hari, Kenali Perbedaan Gejala Omicron dengan Flu

Pakar epidemiologi dan mantan pejabat Departemen Kesehatan Detroit AS tidak menampik perbedaan gejala Covid-19 Omicron dan flu sangat tipis.

Editor: Tsaniyah Faidah
SHUTTERSTOCK via tribunnews.com
Ilustrasi - Kasus positif Covid-19 di Indonesia naik lagi, perbedaan gejala Covid-19 Omicron dan flu sangat tipis dan cenderung serupa. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat pada Januari 2022.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Minggu (9/1/2022) ada tambahan 529 kasus baru yang positif Covid-19 di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.266.195 kasus positif Covid-19.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus positif Covid-19 bertambah 211 orang sehingga menjadi sebanyak 4.115.958 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat positif Covid-19 di Indonesia bertambah 2 orang menjadi sebanyak 144.129 orang.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 6.108 kasus, bertambah 316 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Sejak beberapa hari terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 mendekati atau melebihi angka 500 kasus per hari.

Padahal, pada awal Januari 2021, rata-rata penambahan kasus positif Covid-19 hanya sekitar 200-an kasus per hari.

Baca juga: Begini Awal Mula Warga Jakarta Positif Omicron, Sempat Hadiri Acara Keluarga di Puncak Bogor

Merujuk data Satgas Covid-19, pada Sabtu 8/1/2022, ada tambahan 479 kasus baru yang positif Covid-19 di Indonesia.

Pada Jumat 7 Januari 2022, tambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 518 kasus.

Lalu pada 6 Januari 2021, ada tambahan 533 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Kemudian pada Januari 2021, ada tambahan 533 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kasus Covid-19 Omicron di Indonesia terus meningkat.

Pada Jumat (7/1) Kemenkes mencatat penambahan kasus Omicron di Indonesia sebanyak 57 orang.

Dengan demikian, total konfirmasi Covid-19 Omicron di Indonesia sebanyak 318 orang.

Baca juga: WHO Sebut Covid-19 Varian Omicron Bukan Menjadi yang Terakhir

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved