Ratu Elizabeth Jadi Target Pembunuhan, Pria Bertopeng Menyusup ke Kastil Windsor, Dendam Karena Ini

Pria bertopeng itu menyusup ke Kastil Windsor, tempat Ratu Elizabeth II merayakan Natal.

edition.cnn.com
Ratu Elizabeth II saat pidato 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Akhir tahun 2021 kemarin,  Ratu Elizabeth II menjadi target percobaan pembunuhan.

Pria bertopeng itu menyusup ke Kastil Windsor, tempat Ratu Elizabeth II merayakan Natal.

Dilansir dari Channel News Asia, dalam video yang diperoleh tabloid Sun, sosok pria bertopeng dengan penutup kepala gelap memegang panah mengklaim “dia akan berusaha membunuh Elizabeth, ratu keluarga kerajaan”.

Sosok itu berbicara ke arah kamera dengan suara yang terdistorsi.

Ia mengidentifikasi dirinya sebagai seorang Sikh India yang bermaksud "balas dendam" atas pembantaian Sikh tahun 1919 yang terkenal di India yang dikuasai Inggris.

Dalam video tersebut, sosok bertopeng itu mengatakan bahwa dia sedang membalas dendam atas pembantaian Jallianwala Bagh, seperti yang dikenal di India.

Ratu Elizabeth II
Ratu Elizabeth II (Instagram)

Pada April 1919, pasukan Inggris menembaki ribuan pria, wanita, dan anak-anak tak bersenjata di kota utara Amritsar.

Tidak diketahui pasti jumlah korban dari peristiwa tersebut, yang menggalang dukungan untuk kemerdekaan.

Catatan era kolonial menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 379, tetapi pihak India menyebutkan jumlahnya mendekati 1.000 orang.

"Ini juga merupakan balas dendam bagi mereka yang telah dibunuh, dipermalukan dan didiskriminasi karena ras mereka," ujar sosok itu dalam video tersebut.

Dia juga membuat menyinggung ke Star Wars selama pidato singkat, sementara juga memprediksi bahwa "kematiannya sudah dekat".

UU Kesehatan Mental

Video itu menyebar di platform media sosial Snapchat, sekitar 24 menit sebelum seorang tersangka ditahan pada Hari Natal oleh polisi bersenjata di halaman Kastil Windsor, sebelah barat London.

Pihak kepolisian Metropolitan London menyebutkan, pria berusia 19 tahun yang ditangkap ditahan untuk perawatan kesehatan mental, setelah petugas menemukan panah selama pelanggaran keamanan singkat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved