Breaking News:

Soal Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Kecamatan Cigombong Bogor Sudah Matangkan Konsep

Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, sudah matangkan konsep pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di wilayah kerjanya.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Dokumentasi Kecamatan Cigombong
Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, sudah matangkan konsep pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di wilayah kerjanya. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG - Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, sudah matangkan konsep pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di wilayah kerjanya.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Camat Cigombong, Irwan Somantri dalam rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, pihaknya membagi konsep pelaksanaan vaksinasi tersebut dalam beberapa poin penting yang mengharuskan dilaksanakannya vaksinasi tersebut.

Mulai dari sosialisasi pentingnya pelaksanaan vaksin untuk anak, serta mempersiapkan sarana dan prasarana pelaksanaan vaksinasi sesuai anjuran dari Dinas Kesehatan terkait.

"Konsep tersebut dibagi kedalam beberapa point penting. Mengingat ini betapa sangat penting vaksinasi untuk anak. Kita sudah mendata, sasaran Vaksinasi Anak berjumlah 11.267 orang yang berada di 51 SD dan 6 MI Negeri dan swasta," ujarnya, Selasa, (11/1/2022).

Ia pun merincikan, bahwa pentingnya vaksinasi tersebut dilihat dari keharusan pembelajaran tatap muka yang berisiko menularkan bagi diri sendiri, sesama siswa, guru, orangtua, dan lansia di rumah.

Kemudian, mempertimbangkan kemungkinan rendahnya kepatuhan anak dalam memakai masker, dan prokes lainnya.

Serta, hak anak untuk dijamin kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

"Adapun terkait vaksinasi, dilaksanakan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), dan fasilitas pelayanan kesehatan lain, baik milik pemerintah maupun swasta, termasuk pos-pos pelayanan dan sentra vaksinasi. Termasuk yang kami wajibkan pos pelayanan vaksinasi di sekolah atau satuan pendidikan lainnya,

"Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan dengan cara intramuskular. Dan dilakukan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 haru," jelasnya.

Kendati demikian, Pemerintah Kecamatan melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 masih terus meminta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) meski telah selesai divaksinasi. 

"Untuk masyarakat khususnya wilayah Cigombong untuk tetap disiplin dan patuh dalam melaksanakan prokes. Seperti protokol yang sudah dianjurkan mulai memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta menghindari makan bersama," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved