Breaking News:

Ketua PHRI Kota Bogor Tegaskan Tahun 2022 Sektor Pariwisata Kota Hujan Harus Bangkit

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menghadiri peresmian gedung baru Tribunnews Bogor, Kamis (13/1/2022).

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay berpose di depan studio podcast TribunnewsBogor lantai 2, Tanah Sareal Bogor, Kamis (13/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menghadiri peresmian gedung baru Tribunnews Bogor, Kamis (13/1/2022).

Pada kesempatan ini, Yuno juga menjadi narasumber dalam webinar bertajuk 'Pesona Wisata Bogor Pasca Pandemi Masihkah Kasohor?'.

Yuno mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak menurunnya sektor pariwisata di kota Bogor, hal itu tentu manjadi sebuah perkejaan sendiri bagi Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan kembali ekonomi yang menurun.

"Pada bulan Desember 2019 angka wisatawan naik hingga 80 persen, Kota Bogor dengan pandemi ini tidak beda jauh angkanya dengan Jawa Barat," ucapnya saat peresmian kantor TribunnewsBogor dan webinar di lantai 3 gedung TribunnewsBogor, Jalan Pemuda, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Menurutnya peningkatan sektor pariwisata di Kota Bogor saat pandemi Covid-19, setiap tahunnya mengalami kenaikan.

Yuno menyatakan pada bulan Juli 2020 kota Bogor sudah bangkit kembali sektor pariwisatanya.

"Saat pandemi ini menjadikan kita harus hidup sehat, karena hidup sehat menjadi momentum titik baliknya pandemi," katanya.

Selain itu, ditempat yang berbeda Wakil Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Herliani Tanoesoedibjo menyampaikan bahwa pariwisata Bogor didominasi oleh wisatawan Nusantara.

"Pariwisata Nusantara ini sangat strategis untuk isu wisata, pelaku pariwisata Bogor harus lebih pandai, untuk turuis domestik agar bisa bersaing," ungkapnya.

Menurutnya terlepas dari pandemi Covid-19, sektor pariwisata akan terus berkembang karena banyak yang ingin mengeksplorasi wisata di Indonesia.

Ia menambahkan bahwa peningkatan belanja untuk pariwisata mancanegara ini sangat berpengaruh.

"Dengan berkembangnya digitalisasi ini memberikan kemudahan untuk perjalanan turis, khususnya mancanegara," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved