Breaking News:

Abaikan Laporan Ojek Online, Oknum Polisi di Bogor Disanksi Turun Jabatan hingga Dimutasi

secara pribadi Iman juga meminta maaf atas atas perilaku anggotanya itu yang dinilai kurang baik dalam memberikan pelayanan.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com
Ojek Online 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Oknum polisi di Cileungsi, Kabupaten Bogor yang viral karena abaikan laporan korban penipuan dan pencurian motor ojek online (ojol) bahkan malah cekcok akhirnya diberikan sanksi.

Sanksi tersebut berupa demosi atau penurunan jabatan sekaligus dimutasi.

"Sudah disidang. (Putusan sanksinya) Demosi, dimutasikan," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).

Sementara ini belum diketahui pasti dimutasi kemana oknum anggota polisi tersebut.

Sebab yang bersangkutan, kata Iman, akan diserahkan prosesnya ke Polda Jabar.

"Kita ajukan ke Polda," kata Iman.

Sebelumnya, secara pribadi Iman juga meminta maaf atas atas perilaku anggotanya itu yang dinilai kurang baik dalam memberikan pelayanan.

"Kami akan terbuka menerima saran dan masukan dari berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan polri bagi seluruh masyarakat," kata Iman.

Berdasarkan keterangan tertulis via Polres Bogor, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo sebelumnya juga turut menanggapi adanya permasalahan oknum anggota polisi ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved