Breaking News:

Bima Arya Nyeletuk Ingin Ambil Sentul dari Kabupaten Bogor, Ade Yasin: Cibanon Ajah Engga Saya Kasih

Wali Kota Bogor, Bima Arya nyeletuk ingin mengambil kawasan Sentul, Kabupaten Bogor menjadi wilayah Kota Bogor.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com
Bupati Bogor, Ade Yasin (kiri) dan Bima Arya Sugiarto saat webinar dengan Tema 'Pesona Wisata Bogor Pasca Pandemi, Masihkan Kasohor?' yang digelar di aula lantai 3 kantor TribunnewsBogor.com, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL -- Wali Kota Bogor, Bima Arya nyeletuk ingin mengambil kawasan Sentul, Kabupaten Bogor menjadi Kota Bogor.

Ucapan Bima Arya ini terlontar ketika Bupati Bogor Ade Yasin memaparkan pariwisata yang dimilki Kabupaten Bogor saat menjadi narasumber acara webinar di aula Hall lantai 3 kantor TribunnewsBogor.com pada Kamis (14/3/2022).

Awalnya, Bupati Ade Yasin mengatakan, jika keberadaan flyover atau jalan tol yang menghubungkan jalan KH Sholeh Iskandar hingga kawasan Sentul menjadi berkah tersendiri untuk Kabupaten Bogor.

Menurut Ade Yasin, saat ini masyarakat inginnya cepat ke lokasi tujuan dan tak mau bermacet-macetan.

"Kabupaten Bogor sangat diuntungkan dengan adanya fly over. Saya melihat orang itu malas ke bawah, tapi begitu dari Yasmin langsung naik ke atas ke AEON Sentul. Itu berkah buat kita (Kabupaten Bogor,red), jajanya ke taman budaya," kata dia.

Namun, tiba-tiba Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto langsung nyeletuk ingin mengambil Sentul dari Kabupaten Bogor.

"Justru kita rencana mau mengambil alih Sentul bu," kata Bima Arya kepada Ade Yasin.

Celetukan Bima Arya langsung disambut Ade Yasin yang menegaskan tak akan melepas kawasan Sentul untuk menjadi Kota Bogor.

"Jangankan Sentul, Cibanon ajah engga dikasih sama saya," tegas Ade Yasin.

Hal ini langsung disambut riuh tepuk tangan para tamu undangan yang hadir melihat pedebatan hangat antara Bupati Bogor dan Wali Kota Bogor.

TONTON VIDEONYA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved