Breaking News:

Cegah Covid-19 Varian Omicron, Pemkot Bogor Akan Terapkan Ganjil Genap Hingga Pembubaran Kerumunan

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto terus melakukan antisipasi agar wilayahnya tidak mengalami peningkatan kasus Covid-19.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Jajaran Forkompinda saat menjelaskan tentang aturan cegah kerumunan dan ganjil genap 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto terus melakukan antisipasi agar wilayahnya tidak mengalami peningkatan kasus Covid-19.

Bima Arya mengatakan, berbagai antisipasi itu dilakukan agar kasus positif Covid-19 varian Omicron tidak sampai masuk ke Kota Hujan.

Lanjut Bima Arya, Satgas Covid-19 nantinya akan bergerak secara maksimal untuk melakukan pencegahan masuknya Covid-19 varian Omicron.

"Karena itu kami Satgas Covid-19 di Kota Bogor semaksimal mungkin untuk menahan laju itu, sekarang kami akan memberikan pesan yang kuat kepada warga Bogor dan warga yang ingin mengunjungi Bogor, untuk hati-hati," katanya Jumat (14/1/2022) usai apel persiapan ganjil genap di Kota Bogor di Balaikota Bogor.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Bima Arya membeberkan bahwa pihak kepolisian beserta jajaran akan melakukan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya risiko penularan, salah satu cara yang diterapkan yakni melakukan rekayasa lalu lintas dan sebagainya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya akan melaksanakan gabungan kombinasi antara ganjil genap atau bebas kerumunan.

"Jadi itu dia metode akan kami laksanakan, karena evaluasi kami dua minggu terakhir cukup banyak kendaraan, cukup padat disentra-sentra Kota Bogor, sehingga minggu ini kami perlu melakukan dan mengingatkan kembali masyarakat, kita tidak sedang baik-baik saja," ujarnya.

Nantinya kata Susatyo, akan ada petugas gabungan TNI-Polri dan Pemkot Bogor untuk bersama-sama kembali menguatkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas.

"Ingat ini disiplin menahan diri satu hari saja, sehingga masyarakat silahkan beraktivias tapi ingat kendaraan masing-masing apakah ganjil atau genap," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved