Breaking News:

Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Omicron di Kota Bogor, 3.525 Kendaraan Diputar Balik

Sebanyak 2.032 kendaraan roda dua dan 1.493 kendaraan roda empat diputar balik atas pemberlakuan aturan ganjil genap di Kota Bogor, Sabtu (15/1/2022).

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ganjil genap Kota Bogor, Rabu (4/8/2021) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebanyak 2.032 kendaraan roda dua dan 1.493 kendaraan roda empat diputar balik atas pemberlakuan aturan ganjil genap di Kota Bogor, Sabtu (15/1/2022).

Ribuan kendaraan roda dua dan empat itu diputar balik oleh petugas gabungan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pemeriksaan pelat nomor kendaraan dilakukan di ruas-ruas jalan yang mengarah ke pusat kota.

"Jadi sejak evaluasi pada awal Januari 2022, dua minggu terakhir terjadi kepadatan atau kerumunan di pusat Kota Bogor. Sehingga kami memberlakukan ganjil genap ini untuk mengantisipasi kerumunan di akhir pekan ini, terutama di tempat-tempat wisata," ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Susatyo mengungkapkan, dari hasil evaluasi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pada pekan sebelumnya, kondisi arus lalu lintas di Kota Bogor mengalami kepadatan.

Baca juga: Sebanyak 3525 Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik Karena Tak Sesuai Aturan Ganjil Genap

Sebab itu, kata Susatyo, sebagai upaya mitigasi penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona, Satgas Covid-19 Kota Bogor memberlakukan aturan ganjil genap di akhir pekan ini.

Susatyo menambahkan, pemberlakuan ganjil genap akhir pekan di Kota Bogor ini juga sebagai bentuk antisipasi seiring meningkatnya kasus terkonfirmasi varian Omicron di DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Satgas Covid-19, sambung Susatyo, memastikan setiap pengunjung yang datang atau berlibur ke Kota Bogor di akhir pekan ini sudah mendapat vaksinasi Covid-19.

"Kami perlu melakukan dan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa kita tidak sedang baik-baik saja. Kita harus bersama-sama kembali menguatkan prokes, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” tegas Susatyo dilansir dari Kompas.com.

(TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved