Muncul dan Hadang Alat Berat Pekerja, BKSDA Pasang Kamera Trap Pantau Harimau Sumatera

Harimau sumatera itu muncul di Jorong Situak, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, pada Senin (17/1/2022).

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Kemunculan harimau sumatera menghadang alat berat (Istimewa) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Harimau sumatera (Panthera tigris sumatra) muncul dan membuat heboh jagat maya.

Harimau sumatera itu muncul di Jorong Situak, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, pada Senin (17/1/2022).

Dalam video viral yang beredar, harimau tersebut viral karena menghadang alat berat yang ada di lokasi kemunculannya, bahkan tidak melarikan diri dengan kehadiran manusia di sekitarnya.

Terpantau, harimau sumatera itu sempat berjalan dan rebahan di depan alat berat sehingga dapat direkam dengan jelas menggunakan kamera ponsel warga yang sedang di dekatnya.

Menyikapi hal tersebut, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat langsung memasang kamera trap untuk memastikan keberadaan harimau yang viral di media sosial tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Lembah Melintang, AKP Aditya Lidarman mengatakan, awalnya pihaknya tidak mendapatkan kabar soal kemunculan harimau.

"Sudah saya telepon BKSDA kemarin, saat itu masih sedang di Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Perjalanan kesini, yaitu Lembah Melintang," ujarnya dikutip dari TribunPadang.com, Rabu (19/1/2022).

Untuk memastikan lebih detail, Aditya mengerahkan anggotanya untuk terjun mencari kebenaran kabar adanya harimau.

"Selanjutnya saya utus anggota ke lapangan sebanyak untuk mendampingi petugas BKSDA ke lokasi kemunculan harimau," katanya.

Dikatakannya, petugas BKSDA memasang kamera trap pada malam hari, Selasa (18/1/2022).

"Setelah itu, keterangan petugas BKSDA menunggu perkembangan selama tiga hari kedepan," katanya.

Harimau Sumatera
Harimau Sumatera (Tribunnews.com)

Pernyataan BKSDA Sumbar

Rusdiyan P Ritonga selaku Kepala Resort Pasaman BKSDA Sumbar membenarkan kemunculan harimau ini.

Rusdiyan mengatakan, harimau sumatera muncul di antara Nagari Situak Ujung Gading atau Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat.

Lebih lanjut, Rusdiyan membeberkan, lokasi kemunculan tersebut memang terdapat hutan lindung dan dihuni oleh satwa liar yang dilindungi.

"Kalau tidak salah ada yang sedang melakukan pemeliharaan jalan," katanya dikutip dari TribunPadang.com.

Rusdiyan menjelaskan, kemunculan harimau ini berada di sekitar perkebunan sawit di Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumbar.

"Kebun sawit kalau tidak salah. Rekaman itu dari atas alat berat," kata Rusdiyan P Ritonga.

Kendati demikian, Rusdiyan menegaskan, pada lokasi kemunculan harimau tersebut tidak ada aktivitas masyarakat umum.

"Selanjutnya kita akan berupaya melakukan penghalauan untuk upaya awal agar harimau ini kembali bergeser ke dalam hutan," kata Rusdiyan.

Pengusiran yang akan dilakukan pihaknya dengan cara bunyi-bunyian untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Pihaknya pada saat ini juga sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi kemunculan harimau ini.

"Jadi teman-teman kita baru menuju kesana, karena kita tidak punya kantor perwakilan di Pasaman Barat," ujar Rusdiyan P Ritonga.

Dijelaskannya, petugas terdekat berada di Lubuk Sikaping dan Lubuk Basung.

Kata dia, sekitar pukul 09.00 WIB tadi petugas BKSDA dari Lubuk Sikaping dan Lubuk Basung sudah berangkat menuju ke lokasi.

"Kalau informasi awal yang kita dapatkan itu di sekitar Nagari Situak Ujung Gading atau Sungai Aur," kata Rusdiyan P Ritonga.

Sebelumnya, seekor harimau viral di media sosial dan terekam kamera warga di Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar.

Video harimau ini viral di akun Instagram @infopasbar_ yang menuliskan pada keterangan video kejadian ini terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) ini terlihat berjalan di antara tanah dan semak belukar.

Ciri-ciri harimau sumatera

Dilansir dari Wikipedia, Harimau sumatera merupakan harimau yang memiliki ukuran terkecil.

Harimau sumatera mempunyai warna paling gelap di antara semua subspesies harimau lainnya, pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat dan juga berhimpitan.

Harimau sumatera jantan dewasa memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke kaki atau sekitar 250 cm panjang dari kepala hingga kaki dengan berat 300 pound atau sekitar 140 kg, sedangkan tinggi dari jantan dapat mencapai 60 cm. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci atau sekitar 198 cm dan berat 200 pound atau sekitar 91 kg.

Belang harimau sumatera lebih tipis daripada subspesies harimau lain.

Warna kulit harimau sumatra merupakan yang paling gelap dari seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga jingga tua.

Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan.

Ukurannya yang kecil memudahkannya menjelajahi rimba.

Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang cepat.

Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air, terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang.

Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkan.

(TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)/ (TribunnewsPadang.com).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved