Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin Kumpulkan Jajaran

 Bupati Bogor Ade Yasin kumpulkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri hadapi lonjakan kasus Covid-19

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
dok. Pemkab Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin kumpulkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri hadapi lonjakan kasus Covid-19, di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (20/1/2022).  

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin kumpulkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri hadapi lonjakan kasus Covid-19, di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (20/1/2022).

Mereka terdiri dari para Kepala Puskesmas, Camat, Danramil, Kapolsek serta Forkopimcam se-Kabupaten Bogor.

Ade mengatakan, koordinasi menghadapi varian baru Covid-19 dilakukan supaya tidak begitu menyebar secara masif di Kabupaten Bogor.

Testing, Tracing, Treatment (3T) kata Ade, akan diperkuat kembali.

"Kami juga membekali teman-teman Puskesmas dengan beberapa saran, agar kita lebih siap menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi," kata Ade Yasin.

Baca juga: Kasus Omicron di Indonesia Tembus 882 Pasien, Jawa Barat Sumbang 401 Pasien Covid-19

Ade berharap lonjakan Covid-19 seperti tahun sebelumnya tidak sampai terulang lagi.

Lalu dengan vaksinasi yang sudah sesuai target dan yang sedang dilaksanakan, diharapkan varian Omicron yang katanya lebih cepat penularannya tidak menyebabkan banyak orang yang dirawat di rumah sakit dan menyebabkan kematian.

“Meski demikian, tetap kita persiapkan baik rumah sakit swasta maupun negeri, tempat isolasi terpusat (isoter) juga kita siapkan, bahkan sekarang di level kecamatan pun harus menyediakan isoter,” kata Ade.

Sementara ini terkait kasus omicron, kata Ade,
hanya ada satu kasus di Kabupaten Bogor dan itupun sudah sembuh.

Namun per 20 Januari 2022 ada lonjakan yang 43 kasus Covid di luar varian Omicron.

"Ini menjadi warning untuk kita agar berhati-hati. Prokes harus diperketat dan Satgas di tingkat kecamatan, desa, hingga ke RT dan RW harus diaktifkan kembali," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved