Bogor Diguyur Hujan Angin

Bogor Dilanda Angin Kencang Kemarin, Total Ada 21 Kejadian Pohon Tumbang dan Atap Rumah Terbang

Bahkan langit-langit gedung institut BPJS ikut ambruk, dan wadah penampungan air yang berada di lantai paling atas terbang sejauh ratusan meter.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kendaraan tertimpa pohon tumbang di Jalan Dadali, Kota Bogor, Senin (24/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi pada Senin (24/1/2022) di Kota Bogor berdampak pohon tumbang dan atau rumah terbang serta plafon gedung ambruk dan papan reklame rubuh

Dari data yang diperoleh TribunnewsBogor.com, peristiwa pohon tumbang di Kota Bogor sampai menimpa kendaraan, warung, rumah dan tempat berjulan.

Bahkan langit-langit gedung institut BPJS ikut ambruk, dan wadah penampungan air yang berada di lantai paling atas terbang sejauh ratusan meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, total ada sebanyak 21 kejadian yang telah di-asessment dan dilakukan evakuasi oleh BPBD Kota Bogor.

"Rincian datanya 13 pohon tunbang, satu kebakaran, dua rumah ambruk dan tiga atap rumah terbawa angin" katanya.

Sementara itu mengenai kondisii cuaca, Kepala Stasiun Klimatologi Bogor Indra Gustari mengatakan, selain di Kota Bogor hujan lebat dan hujan es disertai kilat petir dan angin kencang  di wilayah Kabupaten Bogor

Dari analisis cuaca sementara kondisi dinamika atmosfer saat ini yakni masih dipengaruhi oleh kondisi La Nina, berdasarkan Indeks Nino 3.4 saat ini berada pada indeks -0.69 (dengan nilai normal ± 0.5) sehingga mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan pada curah hujan di wilayah Indonesia termasuk Jawa Barat.

Terdapat pola-pola sirkulasi siklonik yakni Pusaran angin lemah di Selat Karimata, Tekanan rendah atau Low di Samudera Hindia Selatan NTT, Utara Kepulauan Maluku dan Sebelah Barat Daya Pulau Sumatera membentuk daerah  pertemuan angin dan belokan angin yang melewati wilayah Jawa Barat sehingga mendukung pasokan massa udara basah diantaranya di wilayah Jawa Barat.

"Berdasarkan interpretasi citra radar cuaca terpantau adanya pertumbuhan sel awan konvektif di wilayah Kota Bogor pada pukul 12.37 WIB, pertumbuhan yang cukup intensif dengan sel awan yang semakin matang dan berkembang meluas di sebagian besar Kabuapten dan Kota Bogor pada pukul 13.41 WIB - 15.09 WIB, dengan nilai reflektivitas 35 s/d 65 dbz di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor," katanya.

Hal itu kata Indra mengindiksikan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode tersebut kemudian mulai meluruh pada pukul 15.49 WIB.

Kejadian curah hujan dengan intensitas lebat -sangat lebat – ekstrem disertai kilat petir dan angin kencang masih berpotensi tinggi di seluruh wilayah Jawa Barat sampai Maret 2022.

Khususnya bagian selatan, tengah dan utara wilayah Jawa Barat pada bulan Januari 2022 dan Februari 2022, yaitu wilayah yang diprediksi akan berada pada puncak musim hujan 2021/2022.

"Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut.  Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir," ujarnya

Kepada masyarakat dan instansi terkait agar pihaknya meminta agar tetap waspada terhadap masih tingginya potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, Hujan es dan angin kencang.

"Prospek prakiraan cuaca ekstrem 3 Hari kdepan, tanggal 25 Januari - 27 Januari 2022 yakni waspada masih berpotensi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari di wilayah Jawa Barat diantaranya yakni wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor," ujarnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved