Minimalisir Kecelakaan di Jalan Tol, Ini Tips Agar Terhindar dari Tabrak Belakang
Peristiwa kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya faktor kelalaian dari pengendara lain.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Peristiwa kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya faktor kelalaian dari pengendara lain.
Kecelakaan yang disebabkan faktor pengendara lain yakni rem blong hingga menabrak pengendara lain.
Kecelakaan tabrak belakang memang kerap terjadi di jalan tol, terutama di Indonesia.
Lalu bagaimana cara menghindari jadi korban tabrak belakang?
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisa terhindar dari tabrak belakang di jalan tol.
1. Pertama komitmen dengan kecepatan kendaraan yang disesuaikan dengan lajurnya
Misalnya kiri 60 kpj, tengah 80 kpj dan paling kanan 100 kpj dan hanya untuk mendahului.
2. Hindari mengemudi di lajur kanan
Hal ini dikarenakan banyak pengemudi yang ingin mendahului dari sisi kanan dan tertahan, sehingga kerap lakukan intimidasi dengan memberi klakson, lampu sein, hingga mepet.
3. Beri ruang untuk kendaraan yang akan mendahului
Biasanya mereka ada kepentingan yang lebih utama.
Bagi pengguna jalan tol, ingat juga kalau lajur paling kanan hanya untuk mendahului.
Jadi jika sudah mendahului, segera berpindah ke lajur kiri.
Hal ini memang sering dilupakan, namun bisa menghindari kecelakaan tabrakan beruntun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kecelakaan-lalu-lintas-terjadi-di-ruas-jalan-tol-cipularang.jpg)