Polisi Gelar Rilis Peredaran Narkoba di Bogor Ini Modus yang Digunakan Pengedar

Sebanyak 20 orang tersangka peredaran narkoba dihadirkan dalam rilis yang dilakukan Polresta Bogor.

Editor: Geok Mengwan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Selasa, (25/1/2022) sebanyak 20 orang tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus peredaran narkoba di Bogor Raya periode Desember 2021 hingga Januari 2022.

Kapolresta Bogor Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan bahwa kasus peredaran narkoba di Bogor Raya merupakan pengembangan kasus peredaran narkoba di Kota Bogor.

Terungkap pelaku menggunakan modus jaringan alamat dengan sel terputus. Artinya antara penjual dan pembeli memiliki jaringan terputus.

Dalam rilis yang dilakukan di Pos Polisi Baranangsiang tersebut diperlihatkan pula barang bukti 2,24 kilogram sabu dan 1,46 kilogram ganja.

Disebutkan bahwa dalam kasus ini tersangka atas nama Mulyadi ditangkap oleh Sat narkoba Polresta Bogor di wilayah Ciomas dengan barang bukti hampir 1 kilogram sabu.

Ada juga bernama Donny yang ditangkap di wilayah Bogor Timur dengan barang bukti sebanyak 500 gram ganja.

Terakhir, polisi mengamankan 211 paket sabu dan 37 paket ganja dari 20 orang tersangka yang merupakan kurir narkoba.

Polisi mengatakan bahwa para pelaku pengedar narkoba akan diterapkan pasal 114 ayat 1 dan 2 dengan hukuman pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved