Menyusuri Sejarah Bogor Sambil Gowes Sepeda, Peserta Senang Dapat Pengetahuan Baru

Bagi para pecinta wisata sejarah, wahana wisata Baik Heritage kembali membuka rute seri keduanya bertajuk 'Legacy of History'.

Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Para peserta saat melakukan touring melongok sejarah 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bagi para pecinta wisata sejarah, wahana wisata Bike Heritage kembali membuka rute seri keduanya bertajuk ' Legacy of History'.

Seri Legacy of History ini merupakan sambungan dari seri pertama lalu, “ The Lost Kingdom of Dayo Pakwan”.

Berbeda cerita dari seri pertama, seri Legacy of History bertema tentang masa kolonial di Bogor.

Dimulai dari bangunan Kantor Pos di jalan Juanda yang dahulunya adalah sebuah gereja.

Wajah toleransi beragama suda tercermin dari keberadaan gereja ini dulunya.

Jemaah Protestan dan Katolik bergantian dalam menggunakan gereja ini.

Setelah akhirnya pemerintah Hindia Belanda membuatkan dua gereja terpisah yaitu Gereja Zebaoth dan Gereja Katedral.

Setelah itu peserta akan diajak melintas tanjakan Kacapi Paledang, ekstrim dan curam cukup menguji nyali dari para pesepeda.

Usai menuruni tanjakan Kacapi, ada sebuah dam kecil buatan Belanda yang membelah aliran Kali Cipakancilan menjadi Kali Cidepit.

Yang berbeda dari seri sebelumnya, para peserta akan diajak menilik sebuah situs bebatuan pada masa Megalitikum, Situs punden Berundak Gunung Batu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved