Kakek Ditangkap Akibat Perbuatan Asusila, Polisi: Pelaku Terangsang Area Sensitif Korban

Seorang pria paruh baya bernama Abadi (64) tak kuasa melihat kemolekan tubuh wanita yang merupakan tetangganya.

Editor: Yudistira Wanne
Youtube (capture)
Ilustrasi - Bokong Palsu 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang pria paruh baya bernama Abadi (64) tak kuasa melihat kemolekan tubuh wanita yang merupakan tetangganya.

Saking tak kuat menahan birahi, Abadi nekat melakukan tindakan yang di luar akal sehat dan tak pantas.

Abadi menyelinap dan langsung memeluk dari belakang tubuh wanita berinisial RT (47) .

Baca juga: Viral Pelakor Berani Posting Mesra Bareng Suami Orang, Istri Sah Bereaksi : Cuma Dibeli dengan Nafsu

Peristiwa asusila tersebut terjadi di Desa Kuang Dalam, Kecamatan Rambang Kuang, Ogan Ilir.

Tak ingin menjadi korban nafsu bejat pelaku, RT meronta dan memberikan perlawanan sehingga pelukan erat pelaku seketika terlepas.

Atas peristiwa tersebut, Polsek Muara Kuang yang membawahi wilayah hukum Kecamatan Rambang Kuang, langsung bergerak untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Kapolsek Muara Kuang Iptu Hendri Rozin mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika RT mempersiapkan dagangan makanan di depan rumahnya.

"Tiba-tiba datang tersangka bernama Abadi, usia 64 tahun. Yang bersangkutan memeluk korban dari belakang," ujarnya dikutip dari TribunPekanbaru.com, Jumat (11/2/2022).

Baca juga: Selain Anak Kandung, Adik Ipar Juga Jadi Korban Nafsu Pria di Bantul, Bayinya Diadopsi Istri Pelaku

Lebih lanjut, Hendri mengungkapkan pada saat itu pelaku mencengkeram kedua tangan korban.

Teriakan dan perlawanan korban berhasil mengundang perhatian warga sekitar, hingga akhirnya pelaku memilih melarikan diri.

Polisi yang mendapat laporan lalu mencari tersangka yang dikabarkan kabur keluar desa.

Hingga pada Kamis (10/2/2022) lalu, tersangka kembali ke kediamannya di Desa Kuang Dalam.

Baca juga: Gadis 16 Tahun Dipaksa Layani Nafsu Ayah Tirinya, Sedih Tak Dipercaya Ibu Sendiri saat Cerita

Polisi yang mengetahui kepulangan tersangka langsung mengamankannya.

"Tersangka kami amankan di kediamannya petang kemarin," jelas Hendri.

Berdasarkan pengakuan tersangka, dirinya mengaku khilaf begitu melihat pantat bagian sensitif saat korban menunduk hendak menghidupkan kompor.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman penjara sembilan tahun.

"Tersangka sedang diperiksa intensif guna proses lebih lanjut," kata Hendri.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved