Pemerintah Bakal Hapus Masa Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam ratas Evaluasi PPKM.

Editor: Tsaniyah Faidah
Youtube Najwa Shihab
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah berencana kurangi masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri ( PPLN) per 1 Maret 2022, mendatang.

Bahkan, 1 April 2022 atau sebelumnya, pemerintah akan meniadakan sistem karantina bagi PPLN.

Hal ini dilakukan jika kasus Covid-19 di Indonesia mulai menunjukkan perbaikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam ratas Evaluasi PPKM, Senin (14/2/2022).

"Ketika beberapa negara di dunia sudah membebaskan (masa) karantina untuk masuk ke negaranya, pemerintahan akan tetap kebijakan karantina 5 hari bagi PPLN.

"Namun mulai minggu depan PPLN baik WNA dan WNI yang telah melakukan Booster, lama karantina dapat berkurang menjadi 3 hari," jelas Luhut.

Baca juga: Sampai Perintahkan Kapolri Usut Tuntas, Seperti Apa Permainan Karantina yang Dikeluhkan Jokowi ?

Dengan syarat, PPLN wajib melakukan PCR di hari ketiga dia masuk ke Indonesia.

"(Yakni) dengan syarat di antaranya tetap melakukan entry dan exit PCR dihari ketiga di pagi hari."

"Dan PPLN boleh keluar karantina ketika hasil PCR-nya negatif."

" PPLN yang telah selesai karantina wajib melakukan PCR tes di hari kelima dan melaporkan kondisi kesehatannya ke puskesmas terdekat."

"Kedepan, jika situasi terus membaik, pada tanggal 1 Maret, pemerintah mungkin akan menurunkan masa karantina selama tiga Hari."

"Dan jika terus membaik dan vaksinasi terus meningkat, tidak menutup kemungkinan pada 1 April atau sebelum 1 April, PPLN tidak akan lagi ada masa karantina bagi PPLN," lanjut Luhut.

Baca juga: Kepala Kayak Mau Pecah, Ucap Nikita Mirzani saat Terpapar Omicron, Sembuh Usai 4 Hari Karantina

Namun, kata Luhut, hal ini bergantung pada situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Luhut juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran varian Omicron.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved