IPB University

Jadi Primadona, Begini Tips Mengawinkan Ikan Guppy, Bikin Ikan Hias Lebih Berkualitas

Ikan guppy (Poecilia reticulata) belakangan ini mulai banyak digemari masyarakat dan menjadi primadona penghias aquascape.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Cara mengawinkan ikan guppy dari Elhgy Guppy Farm agar ikan hias berkualitas 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Himpunan Mahasiswa Akuakultur (Himakua), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University kunjungi Elhgy Guppy Farm, Bogor, beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini dalam rangka untuk menambah wawasan seputar budidaya ikan hias pada mahasiswa.

Pasalnya, meski Farm guppy masih dalam skala rumahan, tapi sudah mencetak beberapa strain guppy yang berkualitas.

"Pemilik dari farm ini juga sudah mengikuti beberapa kontes dan yang terakhir mengikuti kontes guppy pada acara Aquafest serta berhasil mendapatkan juara tiga,” ujar Ketua Himakua, Fadly Adams Hamsyana.

Menurutnya, ikan guppy (Poecilia reticulata) belakangan ini mulai banyak digemari masyarakat dan menjadi primadona penghias aquascape.

Oleh karena itu, banyak masyarakat yang membudidayakan ikan ini.

Menurut Elhgy, selaku pemilik Elhgy Guppy Farm, ia fokus budidaya ikan guppy dengan strain red lace, blue lace, dan yellow lace.

Guppy red lace mempunyai ciri khas warna dominan biru dengan gradasi putih dan hitam dengan sedikit corak.

Untuk guppy blue lace juga hampir sama hanya saja yang membedakan warna dominannya biru, begitupun dengan guppy yellow lace dengan warna dominan kuning.

"Guppy strain ini populer di pasar dalam negeri dengan permintaan pasar tertinggi dari pulau Sumatera dan Pulau Jawa,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Elhgy juga memberikan tips dan trik jika ingin membudidayakan ikan guppy.

Menurutnya, parameter utama yang harus diperhatikan jika ingin membudidayakan ikan ini adalah kualitas air, pakan, dan kualitas indukan.

“Hal pertama sebelum kita membudidayakan ikan ini tentu saja pemilihan induk terlebih dahulu. Induk ikan guppy harus mempunyai genetik yang jelas, bukan campuran dari beberapa genetik. Ini dilakukan jika ingin menghasilkan ikan dengan kualitas yang baik,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, indukan jantan dipilih ketika berumur tiga bulan karena dianggap sudah siap untuk memijah begitupun induk betina.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved