Teror Virus Corona

Kasus Covid-19 Melonjak, Korea Selatan Akan Berikan Vaksin Dosis Keempat

Sementara itu diketahui alat tes Covid-19 mengalami peningkatan pembelian sehingga jumlahnya di pasaran semakin berkurang.

Editor: khairunnisa
Shutterstock
Ilustrasi virus corona (Covid-19) global 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Korea Selatan akan mulai memberikan vaksin dosis keempat di bulan Februari ini.

Di tengah kasus Covid-19 yang semakin melonjak, sejumlah negara membuat kebijakan sebagai upaya untuk menangani kasus Covid-19 yang kian hari semakin meresahkan.

Salah satunya adalah Korea Selatan.

Negara yang terkenal dengan k-pop dan k-drama itu membuat kebijakan baru guna menekan jumlah pasien yang positif Covid-19.

Kebijakan tersebut adalah memberikan vaksinasi keempat yang kabarnya akan mulai diterapkan pada bulan Februari ini.

Gelombang pertama yang akan menerima dosis keempat adalah masyarakat yang rentan dan berisiko terpapar Covid-19 lebih tinggi.

"Kami berencana memberikan suntikan keempat kepada mereka yang tinggal di panti jompo dan fasilitas kesehatan lainnya, pun bagi mereka yang memiliki imunitas yang rendah. Mengingat peningkatan infeksi baru-baru ini di kalangan orang berusia 60 tahun ke atas," ucap Menteri Kesehatan Kwon Deok-cheol mengutip Reuters dilansir oleh TribunNewsBogor pada Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Cara Membuat Ramuan Herbal untuk Pasien Covid-19 yang Melakukan Isolasi Mandiri, Simak Ulasannya

Selain itu, pemerintah Korea Selatan juga akan memberikan jutaan alat tes Covid-19 mandiri kepada warga negaranya.

Saat ini setidaknya 44,22 juta jiwa atau 86,2% dari populasi di Korea Selatan sudah menerima dua dosis vaksin.

Menurut data dari Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Minggu (13/2/2022) tercatat sebanyak 54.619 tambahan kasus harian.

Sehingga saat ini jumlah orang yang terinfeksi adalah sebanyak 1.405.246 jiwa.

Sementara jumlah korban yang meninggal dunia di Korea Selatan naik dari 21 jiwa menjadi 7.102 jiwa.

Direktur KDCA, Jeong Eun-kyeong menjelaskan bahwa penerima vaksin dosis keempat mencakup sekitar 500.000 orang berusia 18 tahun ke atas yang tinggal atau bekerja di pusat perawatan dan 1,3 juta lainnya yang mengalami gangguan imun.

Bagi orang-orang di luar kelompok tersebut belum disarankan untuk menerima vaksinasi tambahan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved