Cak Imin Usulkan Pemilu Ditunda, Politisi PDIP : Cederai Kesepakatan DPR dan Pemerintah

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin mengusulkan agar Pemilu 2024, ditunda satu hingga dua tahun.

Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ketika ditemui di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (25/5/2018). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin mengusulkan agar Pemilu 2024, ditunda satu hingga dua tahun. 

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Rifqinizamy Karsayuda menilai, usulan itu mencederai kesepakatan soal penetapan pelaksanaan Pemilu yang diputuskan pada 14 Februari 2024.

Di mana, Fraksi PKB didalamnya ikut menyetujui penetapan jadwal pemilu.

Baca juga: Perkumpulan Supir Angkot di Jurusan Bogor-Jasinga Deklarasikan Dukungan untuk Cak Imin

"Terkait pernyataan saudara Muhaimin Iskandar yang mengusulkan penundaan pemilu 2024, saya kira pernyataan itu tentu cederai kesepakatan yang telah diputuskan oleh pemerintah, penyelenggara pemilu dan DPR terkait dengan hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024," katanya kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

Agar tak menjadi polemik, Rifqinizamy meminta usulan itu tak perlu diperdebatkan di ruang publik.

Menurutnya saat ini lebih baik fokus menyusun agenda tahapan menuju Pemilu 2024.

Baca juga: VIDEO - Sopir Angkot dan Tukang Ojek di Bogor Dukung Cak Imin Jadi Presiden

"Sekarang lebih baik berfokus menyusun tahapannya termasuk mengisi berbagai kekosongan norma baik dalam PKPU dan Peraturan Bawaslu agar pelaksanaan pemilu 2024 itu jadi lebih baik untuk hasilkan kepemimpinan nasional yang baru," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved