Info Kesehatan

Ternyata Makanan Bisa Picu Depresi dan Stres, Ini Jenis Makanan yang Bikin Bahagia

Menurut psikolog lulusan UGM, depresi bisa dipengaruhi faktor eksternal seperti cuaca dan makanan.

Shuttersock
Ilustrasi - makanan yang bisa bikin bahagia 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --Tidak ada orang yang ingin mengalami depresi.

Meski tidak selalu berhubungan dengan masalah, depresi merupakan satu gangguan mental yang berhubungan dengan interaksi berbagai elemen.

Seperti struktur otak, genetika, hormon dan juga faktor luar, seperti pola asuh, pengalaman di-bully dan toxic relationship baik dengan pasangan atau rekan kerja.

Psikolog lulusan UGM dan Co-Founder startup Consulife, Regisda Machdy Fuadhy, S.Psi., M.Sc menuturkan, depresi adalah fenomena yang kompleks dan dilatarbelakangi oleh banyak hal.

Depresi bisa dipengaruhi faktor eksternal seperti cuaca dan makanan.

"Cuaca sangat memengaruhi mood, contoh paling nyata adalah winter blues ketika orang-orang tinggal di negara yang memiliki musim salju,” katanya seperti dikutip dari laman UGM

Baca juga: Ini Makanan yang Bisa Cepat Menyembuhkan Pasien Covid-19 Saat Isolasi Mandiri, Simak Ulasannya

Nuansa yang gloomy dan jarang terekspose matahari yang mengekstrak vitamin D berpengaruh terhadap mood seseorang.

“Makanan yang overcooked (terlalu matang) dan minim nutrisi membuat probiotik di dalam usus tidak mendapatkan zat yang dibutuhkan untuk memproduksi serotonin, hormon yang membuat kita senang,” paparnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com/Thinkstockphotos)

Oleh karena itu, orang-orang yang mengalami depresi disarankan untuk melihat apa-apa yang mereka makan dan mulai beralih ke gaya hidup sehat.

Pola hidup modern yang serba cepat dengan ratusan stressor (penyebab stress) membuat semakin banyak orang rentan dengan depresi.

Regis menegaskan, kini orang yang terkena depresi semakin banyak, namun yang mencari pertolongan rasanya tidak bertambah.

Baca juga: Sempat Depresi Saat Jerinx Dilaporkam Adam Deni, Nora Alexandra: Kami Tidak Siap Berpisah

“Banyak orang takut dengan stigma bahwa orang depresi adalah orang yang lemah, tidak kuat menghadapi cobaan hidup dan jauh dari Tuhan. Akhirnya, mereka bungkam diam dan tak mencari pertolongan,” tuturnya.

Regis menyebutkan depresi juga berisiko mematikan sama seperti halnya penyakit fisik. Oleh karana itu, bagi yang merasa terkena depresi bisa langsung berkonsultasi dengan psikolog.

“Sudah saatnya kita memahami depresi lebih dalam. Mengenali gejalanya agar kita mampu menolong orang terdekat yang membutuhkan,” tambah dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Makanan Bisa Picu Depresi, Cara Masak Terlalu Matang Pengaruhi Hormon yang Membuat Gembira

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved