4 Hari Bercinta Bareng PSK di Lokalisasi, Nurhadi Kubur Motor di Bawah Pohon Pisang

tersangka juga sempat tidur bersama PSK (pekerja seks komersial) sekitar empat hari di lokalisasi tersebut sebelum kemudian meninggalkan lokasi.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA
Polres Blora gelar rekonstruksi kasus pembunuhan di lokalisasi Nglebok, Cepu, Blora, Selasa (8/3/2022) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang pria berurusan dengan polisi lantaran menghilangkan nyawa temannya sendiri.

Pria bernama Nurhadi (47) itu saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan.

Namun, ada hal menarik dari kasus pembunuhan yang menjerat pria di Blora, Jawa Tengah ini.

Hal tersebut terungkap saat proses rekonstruksi yang dilakukan Satreskrim Polres Blora bersama bersama Unit Reskrim Polsek Cepu pada Selasa (8/3/2022) kemarin.

Rekonstruksi yang berlangsung selama 1 jam ini dilakukan di TKP penemuan mayat korban di sawah di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Rupanya, tersangka Nurhadi rupanya sempat mengubur sepeda motor hingga bercinta bersama PSK hingga empat hari usai menghabisi nyawa temannya yang bermama Sudar (48) tersebut.

Dalam rekonstruksi tersebut dapat diketahui pula detik-detik Nurhadi menghabisi nyawa Sudar yang dilakukan di hamparan sawah.

Setelah membunuh korbannya, tersangka asal Pacitan, Jawa Timur tersebut kemudian sempat membeli sate kelinci di tempat lokalisasi.

Tak cuman itu, tersangka juga sempat tidur bersama PSK ( pekerja seks komersial ) sekitar empat hari di lokalisasi tersebut sebelum kemudian meninggalkan lokasi.

Dalam rekonstruksi tersebut, sebanyak 11 adegan diperagakan pelaku dihadapan penyidik.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Kapolsek Cepu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agus Budiana mengatakan tujuan rekonstruksi dilakukan untuk memberikan gambaran secara nyata terkait dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Nurhadi terhadap Sudar.

Diharapkan dari hasil pemeriksaan yang sudah dilaksanakan terhadap para saksi maupun tersangka terjadi adanya sinkronisasi atau kesesuaian sesuai dengan fakta yang terjadi.

"Jadi intinya untuk memperjelas pemeriksaan yang telah kita tuangkan di dalam berita acara," ucap Agus usai rekonstruksi di lokasi, Selasa (8/3/2022).

Kubur Motor Dibawah Pohon Pisang

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved