Tergiur Iming-iming Bisa Tidur Enak di Hotel, Remaja Labil Terjerat Tipu Muslihat Muncikari

Korban dibujuk agar mau melayani tamu dengan alasan bisa tidur di hotel. Selain itu, korban juga dijanjikan uang Rp 500.000.

Editor: khairunnisa
Ist
Ilustrasi - PSK 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - S (41) orangtua korban prostitusi anak di bawah umur hanya bisa bersabar dan menunggu kasus yang menimpa putrinya bisa segera ditangani oleh polisi.

Anak S dijual oleh dua pemuda melalui sebuah aplikasi kencan dengan harga Rp 500.000 per jam.

Awalnya, korban mengenal dua muncikari tersebut melalui teman perempuan anaknya.

Saat itu mereka bertemu di tempat tinggal temannya tersebut.

"Di tempat temannya itu anak saya terkena bujuk rayu dua muncikari itu," kata S, Kamis (10/3/2022).

Saat itu, anaknya terbujuk dengan rayuan dua muncikari itu karena korban masih labil.

Korban juga sedang ada masalah dengan ibunya.

"Saat itu ia kondisi kabur dari rumah. Korban meninggalkan rumah sebab ada persoalan dengan ibunya," paparnya.

Baca juga: Cium Bau Tak Sedap, Kecurigaan Warga Bekasi Terbukti, PSK Raup Rp 80 Juta Per Bulan dari Bisnis Ini

Korban dibujuk agar mau melayani tamu dengan alasan bisa tidur di hotel.

Selain itu, korban juga dijanjikan uang Rp 500.000.

Supriyono baru mengetahui anaknya dijual di aplikasi kencan melalui tetangganya yang melihat foto anaknya di aplikasi kencan.

Akhirnya dia melaporkan kasus yang menimpa anaknya itu ke kantor polisi.

Sebenarnya, polisi sudah menggerebek hotel tempat anaknya dijual.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun Jabar)

"Di tempat tersebut polisi mengamankan korban, dua pemuda yang berperan sebagai muncikari, dan dua PSK wanita dewasa," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved